Jumat, 15 Mei 2026

UE Tidak Akan Bayar Gas Rusia dengan Rubel

Penulis : Grace El Dora
3 Mei 2022 | 09:47 WIB
BAGIKAN
Presiden Dewan Eropa Charles Michel. (FOTO: FREDERICK FLORIN / AFP)
Presiden Dewan Eropa Charles Michel. (FOTO: FREDERICK FLORIN / AFP)

BRUSSEL, investor.id – Uni Eropa (UE) memperingatkan bahwa negara-negara anggota Senin (3/5) untuk mempersiapkan kemungkinan gangguan total pasokan gas dari Rusia. Pihaknya bersikeras tidak akan menyerah pada permintaan Rusia bahwa impor dibayar dengan mata uang rubel.

Komisi Eropa pada Selasa (3/5) akan mengusulkan sebuah paket sanksi baru kepada negara-negara anggota. Tujuannya untuk menghukum Presiden Rusia Vladimir Putin atas serangan Ukraina, termasuk embargo minyak Rusia, kata para pejabat.

Tetapi pertemuan para menteri energi dan lingkungan di Komisi Eropa pada Senin (2/5) membahas masalah gas alam Rusia yang lebih besar dan berpotensi lebih rumit. Sementara itu, beberapa negara termasuk ekonomi utama UE Jerman bergantung pada sebagian besar pembangkit listrik mereka.

ADVERTISEMENT

Pemerintah Rusia telah menuntut klien dari yang disebutnya negara-negara yang tidak bersahabat, termasuk negara-negara anggota UE, membayar gas dengan mata uang rubel sebagai cara untuk menghindari sanksi keuangan Barat terhadap bank sentralnya. Pihaknya telah memangkas pasokan gas Bulgaria dan Polandia saat ini.

Setelah pembicaraan, ketua pertemuan dan menteri transisi ekologi Barbara Pompili bersama komisaris energi Eropa Kadri Simson mengatakan bahwa 27 negara anggota bersatu dengan Polandia dan Bulgaria dan akan menimbun gas untuk bersiap menghadapi kerusakan.

Simson mengatakan bahwa pihaknya mengikuti prosedur penuh seperti yang ditetapkan oleh Rusia merupakan pelanggaran sanksi yang diberlakukan oleh UE.

Dia mengatakan bahwa, sepengetahuannya, tidak ada perusahaan Eropa yang bersiap untuk mengikuti keputusan Putin dan mengubah metode pembayarannya.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Macroeconomy 8 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 40 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 51 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 55 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia