Jumat, 15 Mei 2026

Wall Street Menguat Sambut Kenaikan Suku Bunga Fed

Penulis : Grace El Dora
28 Jul 2022 | 07:16 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi bursa saham Wall Street, AS. (FOTO: AFP)
Ilustrasi bursa saham Wall Street, AS. (FOTO: AFP)

NEW YORK, investor.id – Saham Wall Street menguat Rabu (Kamis pagi WIB), menyambut Federal Reserve (Fed) yang kembali melanjutkan kenaikan suku bunga besar. Bank sentral Amerika Serikat (AS) tersebut mempertahankan sikap kuatnya untuk memerangi inflasi, sesuai ekspektasi.

Dow Jones Industrial Average ditutup naik 1,4% pada 32.197,59.

S&P 500 berbasis luas naik 2,6% menjadi 4.023,61, sedangkan Nasdaq Composite Index yang kaya teknologi melonjak 4,1% menjadi 12.032.42.

Bank sentral AS melakukan kenaikan 75 basis poin (bps) kedua berturut-turut dan kenaikan suku bunga keempat tahun ini. Pihaknya bergerak agresif untuk mendinginkan lonjakan inflasi terkuat dalam lebih dari empat dekade, tanpa menggelincirkan ekonomi terbesar di dunia itu.

ADVERTISEMENT

Dalam pemungutan suara dengan suara bulat, Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang menetapkan kebijakan menaikkan suku bunga pinjaman acuan ke kisaran 2,25% hingga 2,5%. Bank sentral memulai tahun dengan tingkat suku bunga mendekati nol.

Gubernur Fed Jerome Powell mengatakan bahwa sementara ada tanda-tanda perlambatan, dia tidak percaya ekonomi AS saat ini dalam resesi, sebagian karena alasan pasar kerja yang kuat.

Analis mengatakan langkah bank sentral memenuhi ekspektasi pasar dan mengambil hati dalam pernyataan Powell yang menyiratkan bank sentral dapat melakukan kenaikan suku bunga yang lebih kecil nanti pada 2022, setelah dua kenaikan besar berturut-turut.

“(Wall Street) sedang mempertimbangkan kebijakan moneter yang kurang agresif setidaknya pada tingkat Fed Funds rate saat kami bergerak dari kuartal ketiga ke kuartal keempat,” kata Art Hogan, kepala strategi pasar di B Riley Wealth Management, Kamis (28/7).

Saham telah berada di wilayah positif sebelum pengumuman Fed pada 1800 GMT, tetapi menambah keuntungan selama konferensi pers Powell sebelum penutupan.

Semua 11 sektor S&P 500 ditutup lebih tinggi, bersama dengan sebagian besar dari 30 anggota indeks Dow.

Keuntungan yang sangat besar dinikmati oleh Microsoft yang naik 6,7%, induk usaha Google Alphabet naik 7,7%, meskipun melaporkan laba yang lebih rendah yang masih tidak seburuk yang ditakuti.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 23 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 55 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 1 jam yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia