Jokowi dan PM Baru Malaysia Bahas Perdagangan, Sawit, Hingga Myanmar
BOGOR, investor.id – Perdana menteri (PM) baru Malaysia bertemu dengan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam perjalanan luar negeri pertamanya setelah memenangkan mosi percaya, mengukuhkan mandatnya bulan lalu menyusul pemilihan yang tidak meyakinkan. Keduanya membahas berbagai masalah termasuk perdagangan, industri kelapa sawit, dan situasi Myanmar.
Anwar Ibrahim, seorang pemimpin oposisi lama, dilantik sebagai perdana menteri ke-10 Malaysia pada 24 November 2022. Ia memimpin pemerintah persatuan dalam aliansi yang goyah dengan partai mantan saingan politiknya yang tercemar korupsi.
Dia bertemu dengan Jokowi untuk melakukan pembicaraan di sebuah istana kepresidenan di Bogor, selatan ibukota Jakarta, di mana mereka akan melangsungkan diskusi.
Kedua kepala negara itu akan membahas masalah global dan regional termasuk perdagangan, industri kelapa sawit, sengketa perbatasan dan situasi di Myanmar yang dilanda kudeta, kata Kementerian Luar Negeri Malaysia dalam pernyataan resminya.
Jokowi menyapa Anwar sebelum mengantarnya berkeliling taman istana dengan kereta listrik menjelang pembicaraan bilateral.
Biasanya kunjungan asing pertama PM baru Malaysia dilakukan di negara tetangga, yang menganggap Malaysia sebagai pasar ekspor terbesar kelima.
Indonesia, negara demokrasi terbesar ketiga di dunia, tahun ini memegang kepemimpinan kelompok negara-negara Asia Tenggara Asean dan akan menjadi tuan rumah pertemuan puncak para pemimpin pada November 2023.
Dua pemimpin itu juga akan membahas hak-hak pekerja migran, setelah Indonesia tahun lalu memberlakukan larangan sementara perekrutan ke Malaysia di mana mayoritas pekerja migran Indonesia tinggal, kata kementerian tersebut.
Delapan perusahaan Malaysia juga telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan perusahaan Indonesia senilai hingga 1,66 miliar ringgit Malaysia (US$ 379 juta), katanya.
Anwar yang mantan pemimpin aktivis mahasiswa adalah bintang politik yang naik daun pada 1990-an, sempat menjadi menteri keuangan dan wakil perdana menteri Malaysia.
Veteran politik berusia 75 tahun itu kemudian dipecat dan dijebloskan ke penjara dua kali sebelum menerima grasi dan bangkit kembali secara politik.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now





