Jumat, 15 Mei 2026

Kerusuhan Prancis, Puluhan Ribu Polisi Amankan Seluruh Kota

Penulis : Indah Handayani
2 Jul 2023 | 05:00 WIB
BAGIKAN
sejumlah mobil terbakar setelah pawai untuk Nahel, remaja 17 tahun yang ditembak polisi, di Nantere, diluar Paris, Kamis (29/6/2023) (Associated Press)
sejumlah mobil terbakar setelah pawai untuk Nahel, remaja 17 tahun yang ditembak polisi, di Nantere, diluar Paris, Kamis (29/6/2023) (Associated Press)

PARIS, investor.id - Puluhan ribu polisi dikerahkan di kota-kota di seluruh Prancis pada Sabtu waktu setempat (1/7/2023). Bersiap menghadapi kemungkinan kerusuhan malam kelima setelah pemakaman remaja keturunan Afrika Utara yang meninggal akibat ditempat polisi. Penembakan tersebut memicu terjadinya kerusuhan nasional.

Dikutip dari Reuters, Presiden Emmanuel Macron menunda kunjungan kenegaraan ke Jerman yang akan dimulai pada Minggu (2/7/2023). Untuk menangani krisis terburuk dalam kepemimpinannya sejak protes ‘Rompi Kuning’ melumpuhkan sebagian besar Prancis pada akhir 2018.

Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin mengatakan, sekitar 45 ribu polisi lagi akan berada di jalan hingga Sabtu malam, dengan bala bantuan dikirim ke Lyon dan Marseille.

Menurut seorang saksi mata, polisi mengerahkan gas air mata terhadap para perusuh di jalan raya utama Marseille pada Sabtu sore (1/7/2023).  

ADVERTISEMENT

Di Paris, polisi membersihkan pengunjuk rasa dari Place de la Concorde dan meningkatkan keamanan di jalan Champs Elysees yang terkenal di kota itu, setelah seruan di media sosial untuk berkumpul di sana. Dalam berita yan ditayangkan TV menunjukkan etalase toko ditutupi dengan papan untuk mencegah potensi kerusakan.

Kementerian Dalam Negeri Prancis mengatakan 1.311 orang telah ditangkap pada Jumat malam (30/6/2023), dibandingkan dengan 875 orang pada malam sebelumnya, meskipun menggambarkan kekerasan sebagai ‘intensitas lebih rendah’.

Menteri Keuangan Bruno Le Maire mengatakan lebih dari 700 toko, supermarket, restoran, dan cabang bank telah dijarah dan beberapa dibakar habis sejak Selasa (27/6/2023).

Otoritas lokal di seluruh negeri mengumumkan larangan demonstrasi dan memerintahkan angkutan umum untuk berhenti beroperasi pada malam hari.

Nahel, pemuda berusia 17 tahun dari orang tua Aljazair dan Maroko, ditembak oleh seorang petugas polisi saat lalu lintas berhenti di Nanterre, pinggiran Paris, pada Selasa (27/6/2023).

Untuk pemakaman, beberapa ratus orang berbaris untuk memasuki Masjid Agung Nanterre, yang dijaga oleh para sukarelawan berrompi kuning, sementara puluhan orang lainnya menyaksikan dari seberang jalan.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Macroeconomy 8 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 40 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 51 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 55 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia