Minggu, 21 Juni 2026

Warren Buffett Yakin Penipuan AI Akan Bertambah

Penulis : Grace El Dora
6 Mei 2024 | 10:03 WIB
BAGIKAN
Warren Buffett berjalan menjelang Rapat Pemegang Saham Tahunan Berkshire Hathaway di Omaha, Nebraska, Amerika Serikat pada 3 Mei 2024. (Foto: David A. Grogen / CNBC)
Warren Buffett berjalan menjelang Rapat Pemegang Saham Tahunan Berkshire Hathaway di Omaha, Nebraska, Amerika Serikat pada 3 Mei 2024. (Foto: David A. Grogen / CNBC)

OMAHA, investor.id – Warren Buffett belum ikut-ikutan menggunakan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/ AI). Ia yakin penipuan dengan memanfaatkan AI akan bertambah, sembari memperingatkan soal potensi bahaya dari teknologi ini.

“Ketika Anda berpikir tentang potensi penipuan terhadap orang lain... jika saya tertarik berinvestasi dalam penipuan, ini akan menjadi industri yang berkembang sepanjang masa dan hal ini dimungkinkan oleh AI,” papar Buffett di pertemuan tahunan pemegang saham Berkshire Hathaway, akhir pekan lalu.

Pria yang dijuluki Oracle of Omaha itu menunjuk pada kemampuan teknologi untuk mereproduksi konten yang realistis dan menyesatkan, dalam upaya mengirimkan uang kepada pelaku kejahatan

ADVERTISEMENT

Penipu diketahui menggunakan kloning suara AI dan teknologi deep-fake untuk memanipulasi video dan gambar yang menyamar sebagai keluarga dan teman seseorang, untuk meminta uang atau informasi pribadi.

“Tentu saja, AI juga mempunyai potensi untuk hal-hal yang baik. Namun... Saya pikir, sebagai seseorang yang tidak memahami apa pun mengenai AI, AI memiliki potensi yang sangat besar untuk kebaikan dan potensi kerugian yang sangat besar. Dan saya tidak tahu bagaimana hasilnya,” imbuhnya seperti dikutip CNBC internasional, Senin (6/5/2024).

AI telah menjadi perbincangan di Wall Street selama lebih dari setahun. Para investor mulai bertaruh pada potensi teknologi untuk mendorong keuntungan yang lebih tinggi di masa depan. Saham seperti Nvidia dan Meta Platforms meroket selama ledakan AI, masing-masing naik 507% dan 275% sejak akhir 2022.

Namun, investor legendaris ini mengakui dirinya tidak akrab dengan AI dan menyamakan potensinya dengan bom atom pada abad ke-20.

“Saya tidak tahu apa-apa tentang AI. Itu tidak berarti saya menyangkal keberadaan atau pentingnya atau hal semacam itu,” kata Buffett, berbicara dengan nada hati-hati.

“Kami membiarkan jin keluar dari botol ketika kami mengembangkan senjata nuklir dan jin itu telah melakukan beberapa hal buruk akhir-akhir ini, dan kekuatan jin itulah yang membuatku sangat takut.”

“Saya tidak tahu cara mengembalikan jin ke dalam botol, dan AI agak mirip (analogi tersebut). Ini adalah bagian dari upaya keluar dari kebiasaan, dan ini sangat penting dan akan dilakukan oleh seseorang... Apakah ini akan mengubah masa depan masyarakat, kita akan mengetahuinya nanti,” tandasnya.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 45 menit yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 1 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 7 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 8 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia