Dana Kampanye Kamala Harris Tembus US$ 250 Juta untuk Pilpres 2024
WASHINGTON, investor.id – Partai Demokrat bersatu mendukung Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris sebagai kandidat terdepan dalam nominasi presiden di Pilpres AS. Kegembiraan ini terlihat dari besarnya penggalangan dana kampanye yang kini menembus US$ 250 juta.
Beberapa jam sejak Presiden AS Joe Biden mengumumkan mundurnya dari Pilpres, Harris dan Partai Demokrat telah mengumpulkan sekitar US$ 250 juta atau sekitar Rp 4 triliun dalam bentuk donasi daring dan komitmen donor yang besar.
Platform penggalangan dana Partai Demokrat, ActBlue, telah memproses kontribusi sebesar US$ 106 juta (sekitar Rp 1,7 triliun) kepada kandidat Partai Demokrat sejak Biden mundur, menurut pelacak otomatis.
Belum jelas berapa banyak dari dana ini yang diberikan untuk kampanye DPR dan Senat, berapa banyak yang disalurkan ke kampanye Biden sebelumnya, yang dalam semalam diubah namanya menjadi kampanye Harris untuk Presiden (Harris for President).
Selain donasi daring atau crowdfunding, komite aksi politik super yang mendukung pasangan Biden-Harris mengumumkan selama 24 jam terakhir, donatur besar telah memberikan komitmen kontribusi sebesar US$ 150 juta untuk upaya pemilu Harris.
Janji untuk Future Forward, menurut laporan NBC News, adalah janji yang datang dari para donor yang tidak hadir selama sebulan terakhir. Mereka khawatir mengenai Biden sebagai calon presiden dari Partai Demokrat.
Namun, sumbangan yang dijanjikan kepada Future Forward hanyalah sekedar janji. Sampai PAC mengajukan laporan wajib keuangan kampanye federal, angka-angka ini tidak dapat diverifikasi.
Jumlah penggalangan dana yang bersejarah ini memberikan semangat kepada Partai Demokrat dan memberikan semangat baru dalam upaya mereka untuk mengalahkan mantan presiden Donald Trump dan pasangannya dari Partai Republik, Senator JD Vance dari Ohio.
Sejak Minggu (21/7/2024) lebih dari 888.000 donatur dalam jumlah kecil telah berkontribusi pada kampanye Harris, menurut sebuah memo pada Senin (22/7/2024) malam.
Sementara itu, Partai Republik berupaya memperlengkapi kembali kampanye Trump. Sebelumnya Trump menghabiskan sebagian besar waktunya di pagi hari untuk menyerang Biden, namun beralih menyerang Harris di sore hari.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






