Jumat, 15 Mei 2026

Dana Kampanye Kamala Harris Tembus US$ 250 Juta untuk Pilpres 2024

Penulis : Grace El Dora
23 Jul 2024 | 09:00 WIB
BAGIKAN
Wakil Presiden AS Kamala Harris tiba di markas Kampanye Presiden di Wilmington, Delaware, Amerika Serikat pada 22 Juli 2024. (Foto: Erin Schaff/ via Reuters)
Wakil Presiden AS Kamala Harris tiba di markas Kampanye Presiden di Wilmington, Delaware, Amerika Serikat pada 22 Juli 2024. (Foto: Erin Schaff/ via Reuters)

WASHINGTON, investor.id – Partai Demokrat bersatu mendukung Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris sebagai kandidat terdepan dalam nominasi presiden di Pilpres AS. Kegembiraan ini terlihat dari besarnya penggalangan dana kampanye yang kini menembus US$ 250 juta.

Beberapa jam sejak Presiden AS Joe Biden mengumumkan mundurnya dari Pilpres, Harris dan Partai Demokrat telah mengumpulkan sekitar US$ 250 juta atau sekitar Rp 4 triliun dalam bentuk donasi daring dan komitmen donor yang besar.

Platform penggalangan dana Partai Demokrat, ActBlue, telah memproses kontribusi sebesar US$ 106 juta (sekitar Rp 1,7 triliun) kepada kandidat Partai Demokrat sejak Biden mundur, menurut pelacak otomatis.

ADVERTISEMENT

Belum jelas berapa banyak dari dana ini yang diberikan untuk kampanye DPR dan Senat, berapa banyak yang disalurkan ke kampanye Biden sebelumnya, yang dalam semalam diubah namanya menjadi kampanye Harris untuk Presiden (Harris for President).

Selain donasi daring atau crowdfunding, komite aksi politik super yang mendukung pasangan Biden-Harris mengumumkan selama 24 jam terakhir, donatur besar telah memberikan komitmen kontribusi sebesar US$ 150 juta untuk upaya pemilu Harris.

Janji untuk Future Forward, menurut laporan NBC News, adalah janji yang datang dari para donor yang tidak hadir selama sebulan terakhir. Mereka khawatir mengenai Biden sebagai calon presiden dari Partai Demokrat.

Namun, sumbangan yang dijanjikan kepada Future Forward hanyalah sekedar janji. Sampai PAC mengajukan laporan wajib keuangan kampanye federal, angka-angka ini tidak dapat diverifikasi.

Jumlah penggalangan dana yang bersejarah ini memberikan semangat kepada Partai Demokrat dan memberikan semangat baru dalam upaya mereka untuk mengalahkan mantan presiden Donald Trump dan pasangannya dari Partai Republik, Senator JD Vance dari Ohio.

Sejak Minggu (21/7/2024) lebih dari 888.000 donatur dalam jumlah kecil telah berkontribusi pada kampanye Harris, menurut sebuah memo pada Senin (22/7/2024) malam.

Sementara itu, Partai Republik berupaya memperlengkapi kembali kampanye Trump. Sebelumnya Trump menghabiskan sebagian besar waktunya di pagi hari untuk menyerang Biden, namun beralih menyerang Harris di sore hari.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 13 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 45 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 56 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia