Sabtu, 4 April 2026

Partai Konservatif Putar Otak untuk Jauhkan Diri dari Presiden Korsel

Penulis : Grace El Dora
6 Des 2024 | 14:34 WIB
BAGIKAN
Lee Jae-myung (tengah) dan anggota partai lainnya memegang plakat protes yang menuntut pengunduran diri Yoon di Majelis Nasional di Seoul, Korea Selatan (Korsel). Partai konservatif Presiden Korea Selatan (Korsel) Yoon Suk Yeol menghadapi dilema. (Foto: Bloomberg)
Lee Jae-myung (tengah) dan anggota partai lainnya memegang plakat protes yang menuntut pengunduran diri Yoon di Majelis Nasional di Seoul, Korea Selatan (Korsel). Partai konservatif Presiden Korea Selatan (Korsel) Yoon Suk Yeol menghadapi dilema. (Foto: Bloomberg)

SEOUL, investor.id – Partai konservatif Presiden Korea Selatan (Korsel) Yoon Suk Yeol menghadapi dilema. Para anggota partai konservatif sedang putar otak untuk menjauhkan diri dari pemimpin yang tidak populer, tanpa memberikan kemenangan besar kepada lawan politik mereka.

Saat ini, para staf presiden mencoba melakukannya dengan menghalangi pemakzulan Yoon, atas pemberlakuan darurat militer awal minggu ini. Pemungutan suara akan dilakukan dalam beberapa hari mendatang.

Di sisi lain, anggota partai Yoon juga memintanya untuk keluar dari Partai Kekuatan Rakyat (PPP).

Advertisement

Han Dong-hoon, pemimpin partai, berusaha untuk menyelesaikan masalah itu dalam sebuah pertemuan dengan rekan-rekannya pada Kamis (5/12/2024). Han mengatakan dirinya mengecam keputusan darurat militer yang tidak konstitusional, sambil juga mengatakan ia perlu memikirkan hati para pendukung sebagai politisi konservatif.

"Sebagai pemimpin partai, saya akan berusaha untuk memastikan bahwa pemakzulan ini tidak disahkan untuk mencegah kerusakan pada rakyat dan para pendukung yang disebabkan oleh kekacauan yang tidak dipersiapkan," kata Han, seperti dikutip Bloomberg, Jumat (6/12/2024).

Agar mosi pemakzulan berhasil, Partai Demokrat oposisi hanya membutuhkan delapan dari 108 anggota parlemen di PPP untuk berpindah pihak dan memberikan suara untuk menyingkirkan Yoon. Surat kabar lokal Donga Ilbo melaporkan pada Jumat, setidaknya lima anggota partai masih belum memutuskan.

Adapun PPP menguasai parlemen setelah kemenangan besar dalam pemilihan legislatif pada April 2024.

Bagi banyak anggota parlemen konservatif, lebih masuk akal untuk memposisikan diri mereka untuk memenangkan pemilihan di kemudian hari daripada memicu pemungutan suara awal tahun depan, di mana mereka bisa kalah telak.

Yoon memang tidak populer, dengan peringkat persetujuan hanya 17% bahkan sebelum kegagalan darurat militer. Mengeluarkannya dari PPP sekarang hanya akan membantu peruntungan politik Partai Demokrat dan pesaing utama Han untuk kursi kepresidenan, Lee Jae-myung.

"Bagi para anggota parlemen, satu pertimbangan terpenting dalam semua ini adalah bagaimana mereka dapat memperpanjang hidup mereka," kata Shin Yul, profesor ilmu politik di Universitas Myongji Seoul.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


International 13 menit yang lalu

Kejutkan Dunia, Pemimpin Militer Burkina Faso Lontarkan Pernyataan Kontroversial

Pemimpin militer Burkina Faso Ibrahim Traore lontarkan pernyataan kontroversial, sebut demokrasi membunuh dan minta rakyat lupakan pemilu.
Business 13 menit yang lalu

KLH dan Pemprov Sulsel Bangun PSEL dengan Investasi Rp 3 Triliun

Kementerian LH bersama Pemprov Sulsel memulai pembangunan Pengolah Sampah Energi Listrik (PSEL) dengan nilai investasi Rp 3 triliun.
Market 47 menit yang lalu

Strategi Trisula (TRIS) Genjot Kinerja 2026

PT Trisula International Tbk (TRIS) menyiapkan strategi untuk memacu kinerja perusahaan pada tahun 2026.
Business 47 menit yang lalu

Perkuat Kapasitas Serapan, Bulog akan Bangun 100 Gudang Penyimpanan Baru

Perum Bulog akan menambah 100 gudang penyimpanan untuk memperkuat infrastruktur pascapanen dan meningkatkan kapasitas serapan petani.
National 1 jam yang lalu

Presiden Prabowo akan Sambut Kedatangan 3 Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon

Presiden Prabowo dijadwalkan menyambut kedatangan tiga jenazah prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon.
International 1 jam yang lalu

Enam Minggu Perang, Ribuan Nyawa Melayang dan 3 TNI Gugur

Update korban perang Timur Tengah: 3.500 tewas di Iran, 13 tentara AS gugur, dan 3 prajurit TNI Indonesia tewas saat tugas PBB di Lebanon.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia