Polandia Anggota NATO Pertama yang Lepaskan Tembakan Selama Perang Ukraina
WARSAWA, investor.id – Polandia menembak jatuh drone di wilayah udaranya pada Rabu (11/9/2025), dengan dukungan pesawat militer dari sekutu Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Polandia jadi anggota NATO pertama yang melepaskan tembakan selama perang Ukraina, menurut laporan Reuters, Kamis (11/9/2025).
Ini adalah pertama kalinya anggota aliansi militer Barat tersebut diketahui melepaskan tembakan selama perang Rusia di Ukraina.
Perdana Menteri (PM) Polandia Donald Tusk mengatakan kepada parlemen, ini adalah konflik terbuka paling dekat yang pernah kita hadapi sejak Perang Dunia Kedua. Tusk juga mengatakan ia tidak punya alasan untuk percaya Polandia berada di ambang perang.
Pihak Rusia membantah bertanggung jawab atas insiden tersebut, dengan seorang diplomat senior di Polandia mengatakan drone tersebut datang dari arah Ukraina.
Akhir-akhir ini para pemimpin Eropa berusaha membujuk Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk bergabung dengan mereka dalam memperketat sanksi terhadap Rusia dan meningkatkan dukungan untuk Kyiv, mengatakan hal itu membenarkan respons kolektif. Belum ada tanggapan langsung dari Washington.
Polandia menyatakan 19 objek telah memasuki wilayah udaranya selama serangan udara besar-besaran Rusia di Ukraina dan telah menembak jatuh objek-objek yang dianggap mengancam. Tusk menyebut insiden itu sebagai "provokasi skala besar" dan mengatakan ia telah mengaktifkan Pasal Empat perjanjian NATO, yang memungkinkan anggota aliansi menuntut konsultasi dengan sekutu mereka.
Seorang juru bicara NATO mengatakan Sekjen NATO Mark Rutte telah berkomunikasi dengan pimpinan Polandia dan aliansi tersebut sedang berkonsultasi erat dengan Polandia.
Sebuah sumber mengatakan NATO tidak menganggap insiden itu sebagai serangan, melainkan sebagai invasi yang disengaja. Jet tempur F-16 Polandia, F-35 Belanda, pesawat pengintai AWACS Italia, dan pesawat pengisian bahan bakar udara yang dioperasikan bersama oleh NATO terlibat dalam operasi semalam tersebut, menurut sumber tersebut.
Andrey Ordash, kuasa usaha Rusia di Polandia, dikutip oleh kantor berita negara RIA menyebut tuduhan invasi tersebut "tidak berdasar" dan mengatakan Polandia tidak memberikan bukti apa pun bahwa drone yang ditembak jatuh tersebut berasal dari Rusia.
Kremlin menolak berkomentar langsung mengenai penembakan jatuh pesawat nirawak tersebut, tetapi juru bicara Dmitry Peskov berkomentar. "Para pemimpin Uni Eropa dan NATO menuduh Rusia melakukan provokasi setiap hari. Sebagian besar waktu, bahkan tanpa mencoba memberikan argumen apa pun," kata dia.
Selama insiden tersebut, Komando Operasional Angkatan Bersenjata Polandia mengimbau warga untuk tetap di rumah, dengan tiga wilayah timur berada pada risiko tertentu.
Beberapa bandara Polandia ditutup sementara, termasuk satu bandara yang telah digunakan sebagai titik akses utama bagi pejabat dan pasokan Barat yang bepergian ke Ukraina melalui darat.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






