Sabtu, 4 April 2026

Istri Mantan PM Nepal Dikabarkan Masih Dirawat dengan Luka Bakar Serius

Penulis : Grace El Dora
12 Sep 2025 | 10:37 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi kerusuhan di Nepal. (Foto: ANTARA/Anadolu/py)
Ilustrasi kerusuhan di Nepal. (Foto: ANTARA/Anadolu/py)

MOSKOW, investor.id – Istri mantan Perdana Menteri (PM) Nepal Jhalanath Khanal, Rabilaxmi Chitrakar, dirawat intensif setelah mengalami luka bakar serius akibat kebakaran yang dipicu oleh para demonstran di rumahnya, menurut laporan berita Khabarhub.

Beberapa sumber di Rumah Sakit Luka Bakar Kirtipur membantah laporan yang menyebutkan Chitrakar meninggal akibat luka yang dideritanya. Mereka mengatakan kondisinya masih kritis, menurut laporan Sputnik, Jumat (12/9/2025).

Direktur Rumah Sakit Kiran Nakarmi juga mengonfirmasi Chitrakar masih dirawat di ruang perawatan intensif.

Advertisement

Pada 4 September 2025, otoritas Nepal sempat memblokir media sosial karena melewati tenggat registrasi di Kementerian Komunikasi. Pemblokiran itu dicabut setelah terjadi aksi protes pada Senin (8/9/2025).

Keesokan harinya, PM Sharma Oli mengundurkan diri setelah para demonstran menyerbu parlemen dan membakar rumah sejumlah pejabat tinggi di ibu kota Kathmandu, yang memicu polisi menembakkan meriam air, gas air mata, hingga peluru tajam ke arah massa.

Bentrok tersebut dilaporkan menewaskan puluhan orang dan melukai ratusan lainnya.

Presiden Nepal Ramchandra Paudel Kamis (11/9/2025) mengimbau semua pihak untuk bekerja sama. “Sejumlah upaya sedang dilakukan untuk memenuhi tuntutan para pengunjuk rasa,” lapor Kathmandu Post.

Pernyataan itu disampaikan setelah jumlah korban tewas akibat gelombang protes keras yang terjadi sejak awal pekan ini meningkat menjadi 34 orang, sementara 1.368 orang lainnya terluka.

Tentara Nepal telah dikerahkan di berbagai wilayah dengan pemberlakuan jam malam untuk memulihkan ketertiban.

“Saya mengimbau semua pihak agar percaya upaya sedang dilakukan untuk segera memenuhi tuntutan para pengunjuk rasa, serta bekerja sama menjaga perdamaian dan ketertiban secara tertib,” kata Presiden Paudel.

Ia menekankan pentingnya melindungi demokrasi dan menegakkan hukum serta ketertiban.

Juru bicara pusat Kepolisian Nepal, Binod Ghimire, mengatakan sebanyak 14.307 narapidana melarikan diri dari berbagai penjara di seluruh negeri selama protes berlangsung.

Protes yang terjadi di Nepal dipicu oleh kebijakan pemerintah yang melarang penggunaan platform media sosial seperti Facebook, Instagram, dan YouTube.

Langkah tersebut memicu kemarahan, terutama di kalangan generasi muda (Gen Z) yang merasa hak mereka untuk berekspresi dibatasi.

Selain itu, ketidakpuasan terhadap praktik korupsi dan kondisi ekonomi yang memburuk turut memperburuk situasi.

Demonstrasi yang awalnya damai berubah menjadi kekerasan, dengan massa menyerang rumah-rumah pejabat, termasuk mantan perdana menteri dan mantan presiden.

Gedung parlemen dan kantor pemerintah lainnya juga dibakar, lapor Anadolu.

Perdana Menteri Nepal KP Sharma Oli mengundurkan diri pada Selasa (9/9/2025) di tengah eskalasi kekerasan yang melanda negara tersebut.

Pada hari yang sama pula, Panglima Angkatan Darat Jenderal Ashok Raj Sigdel menyampaikan pidato publik, menyerukan ketenangan dan dialog sebagai jalan keluar dari kekerasan.

Pada Selasa malam, militer dikerahkan ke seluruh negeri. Pemerintah memberlakukan larangan berkumpul dan jam malam, sementara pasukan melakukan penangkapan dan menyita senjata.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 33 menit yang lalu

Strategi Trisula (TRIS) Genjot Kinerja 2026

PT Trisula International Tbk (TRIS) menyiapkan strategi untuk memacu kinerja perusahaan pada tahun 2026.
Business 33 menit yang lalu

Perkuat Kapasitas Serapan, Bulog akan Bangun 100 Gudang Penyimpanan Baru

Perum Bulog akan menambah 100 gudang penyimpanan untuk memperkuat infrastruktur pascapanen dan meningkatkan kapasitas serapan petani.
National 55 menit yang lalu

Presiden Prabowo akan Sambut Kedatangan 3 Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon

Presiden Prabowo dijadwalkan menyambut kedatangan tiga jenazah prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon.
International 57 menit yang lalu

Enam Minggu Perang, Ribuan Nyawa Melayang dan 3 TNI Gugur

Update korban perang Timur Tengah: 3.500 tewas di Iran, 13 tentara AS gugur, dan 3 prajurit TNI Indonesia tewas saat tugas PBB di Lebanon.
Business 1 jam yang lalu

Perum Bulog Catat Stok Beras  4,4 Juta Ton, Lampaui Target 2026

Perum Bulog mencatat stok beras nasional 4,4 juta ton melebihi target serapan sebesar 4 juta ton. Swasembada pangan optimistis tercapai.
International 1 jam yang lalu

Trump Usulkan ’Golden Dome’ dan Anggaran Perang Rp 25,5 Kuadriliun

Presiden Trump usulkan anggaran militer AS 2027 US$ 1,5 triliun. Fokus pada sistem pertahanan Golden Dome dan pangkas dana domestik.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia