Minggu, 5 April 2026

Intip Rudal Tomahawk yang Diincar Ukraina untuk Serang Rusia

Penulis : Grace El Dora
1 Okt 2025 | 12:01 WIB
BAGIKAN
Kapal penjelajah berpeluru kendali Angkatan Laut AS, USS Monterey, menembakkan rudal serang darat Tomahawk.
Kapal penjelajah berpeluru kendali Angkatan Laut AS, USS Monterey, menembakkan rudal serang darat Tomahawk.

MOSKOW, investor.id – Pemerintah Rusia menyatakan militernya tengah menganalisis kemungkinan Amerika Serikat (AS) memasok rudal jelajah Tomahawk ke Ukraina. Langkah ini dinilai dapat memicu eskalasi besar karena memungkinkan Ukraina menyerang jauh ke dalam wilayah Rusia.

Jika benar diberikan, rudal Tomahawk akan secara signifikan memperluas kemampuan serangan Ukraina, termasuk ke pangkalan militer, pusat logistik, bandara, dan markas komando yang sebelumnya sulit dijangkau.

Tomahawk Land Attack Missile merupakan rudal jelajah jarak jauh yang biasanya diluncurkan dari laut untuk misi serangan strategis. Rudal presisi ini mampu menghantam target sejauh 1.600 kilometer, bahkan di wilayah dengan pertahanan udara ketat, menurut laporan Reuters yang dikutip Rabu (1/10/2025).

ADVERTISEMENT

Rudal ini memiliki panjang 6,1 meter, rentang sayap 2,6 meter, dan bobot sekitar 1.510 kilogram.

Rudal non-nuklir tersebut diproduksi oleh Raytheon, anak usaha RTX. Berdasarkan data anggaran Pentagon, AS berencana membeli 57 unit Tomahawk pada 2026 dengan harga rata-rata US$ 1,3 juta per unit (Rp 21,7 miliar). Pemerintah AS juga menggelontorkan dana tambahan untuk meningkatkan sistem pemandu dan fitur rudal tersebut.

Tomahawk telah diuji coba di berbagai operasi militer. AS dan Inggris, misalnya, pernah meluncurkan rudal ini untuk menyerang posisi pemberontak Houthi di Yaman.

Saat ini Ukraina telah memiliki sejumlah rudal buatan dalam negeri maupun pasokan Barat:

Rudal Flamingo dikembangkan perusahaan Fire Point, memiliki jangkauan lebih dari 1.600 kilometer (km). Presiden Volodymyr Zelensky menyebutnya senjata paling sukses Ukraina. Pertama kali digunakan pada Agustus 2025.

Rudal Neptune merupakan rudal anti-kapal yang dikembangkan sejak 2015, dengan jangkauan sekitar 600 km.

Harpoon adalah rudal buatan Boeing, jarak jangkau 75 mil laut, bisa diluncurkan dari kapal, pesawat, hingga baterai pantai.

ATACMS adalah rudal balistik jarak menengah buatan Lockheed Martin, jangkauan maksimal 300 km, diluncurkan dari HIMARS atau MLRS.

Storm Shadow adalah rudal jelajah buatan MBDA Eropa, memiliki jangkauan 250 km dengan hulu ledak 450 kg.

Sejak invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022, Ukraina terus mendesak Barat untuk memasok persenjataan jarak jauh demi menyeimbangkan kekuatan. Tomahawk disebut-sebut sebagai salah satu opsi paling efektif, namun pengiriman rudal ini dinilai berisiko tinggi memperburuk konflik dan memperlebar perang di kawasan.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 2 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 2 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 2 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 5 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 5 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia