Perkuat Kekuatan Nuklir, Kim Jong Un Kembali Terpilih Jadi Sekjen Partai Buruh Korut
SEOUL, investor.id – Pemimpin tertinggi Korea Utara (Korut) Kim Jong Un resmi terpilih kembali sebagai Sekretaris Jenderal Partai Buruh Korea dalam pertemuan hari keempat kongres partai. Kabar ini dilaporkan oleh kantor berita negara, KCNA, pada Senin (23/2/2026) pagi.
Dalam laporan resminya, Partai Buruh memberikan pujian setinggi langit kepada Kim Jong Un atas perannya meningkatkan prestise negara di mata dunia. Kim dianggap berhasil menciptakan lingkungan internasional yang mendukung perjuangan revolusioner serta memperkuat militer Korea Utara menjadi "pasukan elite yang kuat".
Fokus pada Pencegahan Perang Nuklir
KCNA menekankan, di bawah kepemimpinan Kim Jong Un, pertahanan negara telah mengalami kemajuan radikal. Fokus utama militer Korea Utara tetap tertuju pada pengembangan kekuatan nuklir sebagai poros utama penangkal serangan dari pihak luar (war deterrence).
Selain menetapkan kembali posisi Kim, kongres tersebut juga melakukan agenda penting lainnya, antara lain:
- Pemilihan Anggota Baru: Memilih anggota Komite Sentral Partai yang baru.
- Revisi Aturan Partai: Mengadopsi sejumlah perubahan pada aturan dasar partai (meskipun detail perubahan tersebut belum dipublikasikan).
Dipantau Ketat Dunia Internasional
Kongres Partai ke-9 ini telah dibuka sejak Kamis lalu. Pertemuan yang biasanya diadakan setiap lima tahun sekali ini menjadi sorotan tajam, terutama oleh Korea Selatan. Seoul memantau dengan cermat setiap perkembangan untuk melihat arah kebijakan domestik maupun luar negeri Korea Utara di masa depan.
Pemilihan kembali Kim Jong Un terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di Semenanjung Korea dan perlombaan senjata global yang kian intens. Sejak mengambil alih kekuasaan pada 2011, Kim Jong Un telah mengubah doktrin pertahanan negaranya dari militer konvensional menjadi kekuatan nuklir strategis.
Langkah ini sering kali memicu sanksi internasional yang berat dari PBB, namun pihak Korut bersikeras senjata nuklir adalah satu-satunya jaminan agar rezim mereka tidak digulingkan seperti yang terjadi di beberapa negara Timur Tengah.
Kongres Partai ke-9 ini dianggap sebagai konsolidasi kekuatan internal untuk memastikan jalur "Byungjin" (pengembangan ekonomi dan kekuatan nuklir secara bersamaan) tetap menjadi prioritas nasional meskipun menghadapi tekanan ekonomi global.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






