Indonesia, AS, Jepang Akan Kerja Sama Penerapan Reaktor Modular Kecil Nuklir
Pelaksanaan konferensi ini dilaksanakan di bawah program Foundational Infrastructure for Responsible Use of Small Modular Reactor Technology (FIRST) dari Departemen Luar Negeri AS, sebuah program bantuan keamanan energi nuklir sipil yang dipimpin oleh Amerika Serikat dengan Jepang sebagai mitra kontributor,
Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang bergabung dalam program FIRST sebagai penerima manfaat pada 2019 dan memainkan peran utama sebagai pelopor regional dalam potensi penerapan SMR.
Small Modular Reactor (SMR) atau Reaktor Modular Kecil adalah generasi terbaru dari teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) yang dirancang dengan kapasitas daya yang lebih kecil dibandingkan reaktor konvensional, biasanya hingga US$ 300 MW per unit.
Kata "modular" merujuk pada keunggulan teknologinya yang memungkinkan komponen utama reaktor dibuat di pabrik, kemudian dikirim dan dirakit di lokasi tujuan.
Berbeda dengan PLTN raksasa tradisional, SMR menawarkan beberapa keunggulan strategis bagi negara kepulauan seperti Indonesia:
- Keamanan Pasif: Desain SMR umumnya menggunakan sistem pendinginan alami yang tidak memerlukan intervensi manusia atau daya listrik eksternal jika terjadi keadaan darurat.
- Fleksibilitas Lokasi: Karena ukurannya yang ringkas, SMR dapat ditempatkan di lokasi dengan infrastruktur jaringan listrik yang terbatas atau di wilayah terpencil.
- Efisiensi Biaya: Proses fabrikasi massal di pabrik dapat menekan biaya konstruksi dan mempercepat waktu pembangunan dibandingkan reaktor skala besar.
Melalui program FIRST Amerika Serikat, Indonesia dipersiapkan untuk mengadopsi teknologi ini dengan standar keselamatan, keamanan, dan non-proliferasi internasional yang ketat.
Langkah ini selaras dengan target nol bersih (Net Zero Emission) Indonesia, di mana nuklir diproyeksikan menjadi beban dasar (baseload) energi bersih yang stabil untuk mendampingi energi terbarukan lainnya.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now


