Kemlu Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban dalam Konflik di Timur Tengah
JAKARTA, investor.id - Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan bahwa tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban di Iran akibat serangan Israel-AS.
Kemlu menyebut, WNI yang terdampak lantaran pembatalan hingga pengalihan rute penerbangan untuk kembali ke Indonesia.
“Hingga saat ini, belum diterima laporan adanya WNI yang terdampak langsung oleh serangan. Yang terdampak saat ini adalah adanya WNI stranded karena pembatasan atau penutupan ruang udara, pengalihan rute penerbangan, serta ketidakpastian jadwal transportasi internasional,” kata Plt Direktur Perlindungan WNI, Heni Hamidah saat konferensi pers di kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Jumat (6/3/2026).
Heni menjelaskan, terhadap WNI tersebut, Kemlu terus melakukan pemantauan. Dia menuturkan, sambil menunggu penerbangan kepulangan WNI, mereka akan mendapatkan akomodasi dan penginapan dari otoritas setempat.
“Untuk para WNI stranded ini, mereka sambil menunggu penerbangan yang akan membawa para WNI, mereka mendapatkan akomodasi dan penginapan serta konsumsi dan pemantauan jadwal penerbangan lanjutan yang dikomunikasikan oleh perwakilan RI dan otoritas setempat,” ujar dia.
Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mulai melakukan evakuasi bertahap terhadap warga negara Indonesia (WNI) di Iran pada Jumat hari ini. Untuk tahap pertama, sebanyak 32 WNI akan dievakuasi.
“Terkait rencana evakuasi WNI di Iran, tentunya mencermati perkembangan situasi dan keamanan di Iran, evakuasi WNI di Iran akan dimulai secara bertahap hari ini dan tahap pertama ini akan melalui Azerbaijan. Untuk sementara ini 32 orang (yang dievakuasi),” jelas Heni.
Heni menerangkan, untuk jalur-jalur evakuasi akan melalui Azerbaijan. Meski begitu, ia mengatakan, hal tersebut akan melihat kondisi sesungguhnya di lapangan.
“Tapi mungkin ini untuk jalur-jalur evakuasi ini akan dilihat sesuai kondisi riil di lapangan. Dan ini akan ditentukan oleh teman-teman di perwakilan kita di KBRI Teheran dan KBRI Azerbaijan,” ungkapnya.
Untuk evakuasi tahap kedua, lanjut dia, hal tersebut akan diputuskan oleh Pemerintah RI melalui berbagai pertimbangan serta asesmen terlebih dahulu.
“KBRI Teheran juga akan terus melakukan engagement dengan dan outreach dengan para WNI yang masih ada di wilayah Teheran, baik WNI yang tinggal menetap di sana maupun WNI yang kebetulan sedang berada di wilayah Iran saat ini. KBRI akan terus beroperasi memberikan bantuan keperluan kepada seluruh WNI yang masih berada di Iran,” imbuhnya.
Editor: Natasha Khairunisa
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






