IMF Pantau Dampak Perang AS-Israel vs Iran pada Ekonomi Global
JAKARTA, investor.id - Dana Moneter Internasional (IMF) mengungkapkan tengah memantau dampak dari perang antara Amerika Serikat, Israel, dengan Iran terhadap ekonomi global.
Dikutip dari China Daily, Kamis (5/3/2026) Direktur Pelaksana IMF, Kristalina Georgieva mengatakan bahwa pihaknya sedang mengamati perkembangan konflik di Timur Tengah dengan cermat, serta menilai dan mengukur dampaknya terhadap perekonomian regional dan global.
Georgiva pun mengakui ketahanan ekonomi global kembali diuji menyusul pecahnya konflik tersebut.
"Konflik ini, jika terbukti lebih berkepanjangan, berpotensi memengaruhi harga energi global, sentimen pasar, pertumbuhan, dan inflasi, sehingga memberikan tuntutan baru pada para pembuat kebijakan," ujar Georgieva pada Konferensi Asia di Tahun 2050 di Bangkok, Thailand.
Namun ia menilai ketidakpastian pada ekonomi merupakan kenormalan baru, memperingatkan bahwa guncangan global dalam berbagai bentuk dan ukuran akan terus datang.
Sebelumnya, Pejabat Federal Reserve (The Fed) mengingatkan bahwa konflik di Timur Tengah telah meningkatkan ketidakpastian terhadap prospek ekonomi Amerika Serikat.
"Mengenai prospek, saya memiliki banyak kepercayaan diri hingga beberapa hari yang lalu, (sebelum serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran pecah)," kata Kashkari, dikutip dari Yahoo! Finance.
Kashkari, yang memiliki peran pemungutan suara di Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) mengatakan bahwa ia memasuki tahun 2026 dengan harapan tekanan inflasi akan menurun sehingga membuka jalan untuk satu kali penurunan suku bunga.
"Namun kita perlu melihat dengan guncangan baru yang berpotensi menghantam ekonomi global, tidak diketahui pasti berapa lama dan seberapa besar efeknya," ungkapnya dalam sebuah acara yang diadakan oleh Bloomberg di New York.
Editor: Natasha Khairunisa
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






