Minggu, 21 Juni 2026

Ledakan Guncang Dubai, Kedubes AS di Baghdad Diserang Drone

Penulis : Grace El Dora
14 Mar 2026 | 21:23 WIB
BAGIKAN
Gambar ini diambil dari sebuah video yang menunjukkan seorang pria berkendara melewati asap yang mengepul dari kebakaran yang, menurut pihak berwenang, disebabkan oleh pencegatan yang berhasil, di kawasan industri Al Quoz Dubai, Uni Emirat Arab, Sabtu (13/3/2026). (Foto: AP)
Gambar ini diambil dari sebuah video yang menunjukkan seorang pria berkendara melewati asap yang mengepul dari kebakaran yang, menurut pihak berwenang, disebabkan oleh pencegatan yang berhasil, di kawasan industri Al Quoz Dubai, Uni Emirat Arab, Sabtu (13/3/2026). (Foto: AP)

DUBAI, investor.id – Eskalasi perang antara aliansi Amerika Serikat (AS) dengan Israel melawan Iran memasuki hari ke-15 dengan serangan yang kian meluas. Dua pusat penting di Timur Tengah, yaitu Dubai dan Baghdad, menjadi sasaran serangan udara dalam kurun waktu kurang dari 24 jam.

Ini menandakan babak baru ketegangan yang kian mencekam di kawasan tersebut.

Dubai Diguncang Ledakan Ganda

Pusat keuangan Dubai (Dubai International Financial Centre/ DIFC) kembali dihantam puing-puing hasil intersepsi serangan udara. Ini merupakan serangan kedua yang menyasar jantung ekonomi Uni Emirat Arab (UEA) dalam waktu singkat. Meskipun otoritas memastikan tidak ada korban jiwa maupun kebakaran, guncangan ledakan tersebut sempat memicu kepanikan luar biasa di kalangan warga.

ADVERTISEMENT

"Saya melompat dari tempat tidur, itu adalah suara paling keras yang pernah saya dengar. Tanah terasa berguncang," ujar salah satu saksi mata seperti dikutip AFP, Sabtu (14/3/2026).

Koresponden di lapangan melaporkan terdengar dua kali ledakan besar yang diikuti kepulan asap hitam di distrik pusat kota. Kantor Media Dubai melalui platform X menyatakan insiden tersebut telah sepenuhnya terkendali.

Kedubes AS di Baghdad Jadi Sasaran

Di saat yang sama, situasi di Irak tak kalah memanas. Sebuah drone dilaporkan berhasil menghantam kompleks Kedutaan Besar Amerika Serikat di Baghdad. Menurut laporan Associated Press, proyektil tersebut menyerang area landasan helikopter (helipad) di dalam zona diplomatik tersebut.

Serangan terhadap kedutaan ini diduga kuat merupakan balasan atas operasi militer sebelumnya yang menargetkan kelompok Kataeb Hizbullah. Sumber keamanan menyebutkan serangan rudal AS sebelumnya telah menghantam sebuah rumah yang digunakan kelompok tersebut, menewaskan seorang "tokoh kunci" dan melukai beberapa anggota lainnya.

Serangan yang menyasar Dubai dan Baghdad menandai perubahan signifikan dalam dinamika konflik di Timur Tengah. Dubai, yang selama ini dikenal sebagai zona aman sekaligus pusat perdagangan dan pariwisata global, kini mulai merasakan dampak langsung dari peperangan.

Keterlibatan Dubai dalam radar serangan menunjukkan bahwa Iran dan proksinya berusaha memberikan tekanan ekonomi terhadap sekutu-sekutu Amerika Serikat di kawasan Teluk.

Di sisi lain, serangan terhadap Kedutaan Besar AS di Baghdad mempertegas kerentanan posisi diplomatik Amerika di Irak. Irak kini kembali menjadi medan pertempuran proksi, di mana kelompok-kelompok bersenjata dukungan Iran seperti Kataeb Hizbullah melakukan aksi balasan atas serangan udara AS.

Dengan meluasnya target dari situs militer ke pusat keuangan dan pos diplomatik, kekhawatiran akan terjadinya perang regional berskala besar kini menjadi ancaman nyata yang dapat melumpuhkan stabilitas global.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 10 menit yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 38 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 6 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia