Minggu, 21 Juni 2026

Wabah Virus Hanta Serang Kapal Pesiar di Atlantik

Penulis : Grace El Dora
4 Mei 2026 | 19:59 WIB
BAGIKAN
Seekor tikus berkeliaran di jalur kereta bawah tanah di Union Square, New York, AS. (Foto: AP/ Frank Franklin II)
Seekor tikus berkeliaran di jalur kereta bawah tanah di Union Square, New York, AS. (Foto: AP/ Frank Franklin II)

PRAIA, investor.id – Dunia kesehatan internasional dikejutkan oleh dugaan wabah infeksi virus hanta (hantavirus) yang menyerang kapal pesiar MV Hondius di Samudra Atlantik. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan, pada insiden ini telah menewaskan tiga orang dan menyebabkan sedikitnya tiga lainnya jatuh sakit.

Kapal pesiar MV Hondius tengah melakukan perjalanan dari Ushuaia, Argentina, menuju Tanjung Verde (Cape Verde) saat wabah mulai terdeteksi.

"Hingga saat ini, satu kasus telah dikonfirmasi melalui uji laboratorium, sementara lima kasus lainnya berstatus suspek," ungkap perwakilan WHO seperti dikutip AFP, Senin (4/5/2026). Dari enam orang yang terdampak, satu di antaranya kini dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan intensif di Afrika Selatan.

Kronologi Kejadian di Atas Kapal

ADVERTISEMENT

Pelayaran yang membawa sekitar 150 turis dan 70 awak kapal ini telah meninggalkan Argentina sekitar tiga minggu lalu. Rute perjalanan mencakup wilayah Antartika dan Kepulauan Falkland sebelum dijadwalkan menuju Kepulauan Canaria, Spanyol.

Gejala pertama muncul pada seorang pria berusia 70 tahun yang kemudian meninggal di atas kapal. Tak lama berselang, istrinya yang berusia 69 tahun juga jatuh sakit dan meninggal dunia di sebuah rumah sakit di Johannesburg, Afrika Selatan, setelah dievakuasi medis. Korban tewas ketiga dilaporkan masih berada di atas kapal, sementara seorang warga Inggris kini masih dirawat di ruang ICU.

WHO saat ini tengah memfasilitasi koordinasi antara otoritas nasional dan operator kapal, Oceanwide Expeditions, untuk mengatur evakuasi medis serta langkah isolasi bagi penumpang lainnya guna mencegah penyebaran lebih lanjut.

Mengenal Bahaya Virus Hanta

Virus hanta merupakan keluarga virus yang dapat menyebabkan penyakit pernapasan serius yang dikenal sebagai Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS). Virus ini menjadi sorotan publik tahun lalu setelah Betsy Arakawa, istri mendiang aktor legendaris Gene Hackman, meninggal dunia akibat infeksi serupa di New Mexico.

Penyakit ini memiliki tingkat kematian yang cukup tinggi, mencapai 40%. Umumnya, virus menyebar melalui kontak dengan urine, air liur, atau kotoran hewan pengerat seperti tikus. Penularan pada manusia sering terjadi ketika partikel virus dari kotoran tikus terbang ke udara (aerosol), misalnya saat seseorang menyapu area yang menjadi sarang tikus.

Wabah Virus Hanta Serang Kapal Pesiar di Atlantik
Setidaknya tiga orang tewas dan beberapa lainnya jatuh sakit akibat apa yang diduga oleh otoritas kesehatan sebagai wabah hantavirus di kapal pesiar di Samudra Atlantik. (Foto: Tangkapan Layar/ AP)

Meski sangat jarang, WHO memperingatkan penularan antarmanusia tetap mungkin terjadi dalam kondisi tertentu. Hingga kini, belum ditemukan pengobatan khusus atau vaksin untuk infeksi ini; penanganan medis fokus pada perawatan suportif seperti alat bantu pernapasan atau ventilator.

MV Hondius merupakan kapal pesiar kelas polar pertama di dunia yang dibangun sesuai spesifikasi teknis untuk menjelajahi wilayah kutub. Kapal yang dioperasikan oleh perusahaan ekspedisi asal Belanda, Oceanwide Expeditions, ini sering digunakan untuk pariwisata petualangan ke Antartika dan wilayah terpencil di Atlantik Selatan.

Kasus infeksi virus hanta di atas kapal pesiar merupakan peristiwa yang sangat jarang terjadi, mengingat virus ini biasanya endemik di lingkungan daratan yang terpapar hewan pengerat liar. Kasus ini kembali menarik perhatian publik global setelah tahun lalu istri aktor kenamaan Gene Hackman, Betsy Arakawa, meninggal dunia akibat virus yang sama di New Mexico. Investigasi saat ini difokuskan pada sumber awal paparan virus di dalam kapal atau selama persinggahan di pelabuhan sebelumnya untuk mencegah penyebaran lebih luas di jalur perdagangan internasional.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 1 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 2 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 2 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 2 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 2 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 3 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia