Minggu, 21 Juni 2026

Pentagon Mau Tambah Rp 1.428 Triliun untuk Biaya Hadapi Iran

Penulis : Grace El Dora
19 Jun 2026 | 14:24 WIB
BAGIKAN
Pentagon (Departemen Pertahanan) Amerika Serikat (AS) di Washington, DC pada 12 Maret 2022. (Foto: Eva HAMBACH/AFP)
Pentagon (Departemen Pertahanan) Amerika Serikat (AS) di Washington, DC pada 12 Maret 2022. (Foto: Eva HAMBACH/AFP)

WASHINGTON, investor.id – Pentagon dilaporkan membutuhkan suntikan dana segar sebesar US$ 80 miliar atau setara dengan Rp 1.428 triliun. Anggaran jumbo tersebut rencananya digunakan untuk menutupi biaya operasional militer, termasuk persiapan menghadapi ketegangan dengan Iran, serta sejumlah kebutuhan prioritas lainnya.

Wakil Menteri Pertahanan AS Stephen Feinberg mengungkapkan kebutuhan mendesak ini kepada sejumlah anggota parlemen dalam serangkaian percakapan telepon sepanjang pekan ini. Kabar tersebut pertama kali dilaporkan oleh The Wall Street Journal (WSJ) pada Kamis (Jumat pagi WIB).

Berdasarkan informasi dari pihak yang mengetahui pembahasan tersebut sebagaimana dikutip Anadolu pada Jumat (19/6/2026), para pejabat Departemen Pertahanan AS memberikan peringatan serius. Jika Kongres tidak segera mengesahkan rancangan undang-undang pendanaan perang yang baru, militer Amerika Serikat berisiko kehabisan dana operasional pada musim panas ini.

Saat ini, anggaran tahun fiskal 2026 untuk Departemen Pertahanan AS sebenarnya sudah mencapai angka fantastis, yakni sekitar US$1 triliun. Namun, tingginya intensitas kebutuhan di lapangan membuat anggaran tersebut dinilai tidak lagi mencukupi.

ADVERTISEMENT

Alokasi Dana untuk Apa Saja?

Feinberg menjelaskan, dana tambahan tersebut nantinya akan dialokasikan untuk beberapa pos penting, di antaranya:

- Operasi kapal perang di berbagai titik strategis.

- Pembayaran gaji personel militer.

- Pengadaan dan pengisian kembali cadangan amunisi.

- Berbagai kebutuhan nonpertahanan lainnya.

Sebelum diajukan ke Kongres, permintaan anggaran ini harus melewati prosedur ketat, yakni mendapat persetujuan terlebih dahulu dari Kantor Manajemen dan Anggaran Gedung Putih.

Langkah Feinberg berkomunikasi dengan anggota parlemen berlangsung beriringan dengan pertemuan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth dengan sejumlah senator senior dari Partai Republik di Capitol Hill minggu ini.

Para legislator negara itu mengonfirmasi potensi pengajuan tambahan anggaran pertahanan memang menjadi salah satu topik utama dalam diskusi tersebut.

Permintaan resmi dari pemerintah AS, yang mencakup kebutuhan Pentagon maupun prioritas nonpertahanan lainnya, diperkirakan akan segera dikirimkan ke meja anggota parlemen dalam beberapa hari mendatang.

Permintaan anggaran ini muncul di tengah eskalasi geopolitik yang terus meningkat di Timur Tengah. Ketegangan antara Washington dan Teheran, yang telah berlangsung selama beberapa dekade, kembali memanas akibat serangkaian insiden keamanan di jalur pelayaran internasional dan rivalitas pengaruh regional.

Bagi Pentagon, kemampuan untuk mempertahankan kesiapan tempur melalui ketersediaan amunisi dan dukungan logistik yang memadai menjadi argumen utama dalam mendesak percepatan pencairan dana tambahan ini demi menjaga stabilitas keamanan nasional AS di luar negeri.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 3 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 3 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 3 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 3 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 4 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 4 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia