Kiat Investasi dari Jutawan, Khususnya Bagi Lulusan Baru
JAKARTA, investor.id – Ketika ribuan lulusan mulai menjalani masa kuliah mereka, banyak yang mungkin belajar bagaimana mengelola uang mereka sendiri untuk pertama kalinya.
Meskipun hal ini terasa mengasyikkan sekaligus membebani, jutawan sekaligus penulis dan pembawa acara siniar “Saya Akan Mengajari Anda Menjadi Kaya” Ramit Sethi menyampaikan langkah berikut.
Menurutnya, langkah ini relatif “sederhana” untuk dilakukan oleh lulusan baru yang akan menentukan mereka untuk kesuksesan finansial di masa depan.
“Anda harus menginvestasikan 10% dari gaji Anda setiap tahun. Dan pada akhir tahun, naikkan sebesar 1%. Lakukan ini selama Anda bisa dan Anda akan menjadi jutawan,” ungkapnya, seperti dikutip CNBC internasional pada Selasa (28/5/2024). Inilah cara memulainya.
Bagaimana Mulai Berinvestasi
Cara sederhana untuk memulainya adalah dengan membeli dana indeks berbiaya rendah, ujar Sethi. Dana indeks melacak indeks pasar seperti S&P 500, yang mengikuti kinerja saham sekitar 500 perusahaan publik besar Amerika Serikat (AS) seperti Microsoft, Apple, dan Nvidia.
Dengan berinvestasi pada dana indeks, uang Anda tersebar di berbagai perusahaan yang secara otomatis mendiversifikasi portofolio Anda.
Karena dana indeks dikelola secara pasif dan hanya bertujuan untuk meniru kinerja dan imbal hasil indeks pasar, dana tersebut cenderung memiliki biaya yang lebih rendah dibandingkan dana yang dikelola secara aktif.
“Untuk memulai, Anda harus membuka akun pialang. Anda biasanya harus memberikan informasi identitas, seperti SIM atau paspor, nomor jaminan sosial Anda, dan rincian keuangan pribadi,” jelas Sethi. Setelah memiliki akun, Anda dapat mulai melakukan penyetoran. Ini biasanya dapat dilakukan dengan menghubungkan rekening tersebut ke rekening bank Anda.
Namun jangan biarkan dana Anda hanya tersimpan di rekening broker. Anda harus melangkah lebih jauh dan memutuskan dana mana yang ingin Anda investasikan. Setelah selesai melakukannya, Anda mungkin ingin mempertimbangkan untuk menyiapkan simpanan berulang secara otomatis sehingga investasi Anda terus bertambah.
Membangun Kekayaan Butuh Waktu
Jika 10% terasa mahal bagi Anda, jangan panik. Tidak apa-apa untuk memulai dengan menyisihkan apa yang Anda bisa dan meningkatkan porsi pendapatan Anda ke depannya.
Dalam berinvestasi, kuncinya adalah memulainya sesegera mungkin. Itu karena ketika Anda memulainya lebih awal, Anda memberikan uang Anda waktu yang lebih lama untuk tumbuh melalui kekuatan bunga majemuk.
Dengan bunga majemuk, Anda memperoleh bunga atas kontribusi Anda dan bunga yang diperoleh seiring berjalannya waktu.
Katakanlah Anda berinvestasi US$ 1.000 (sekitar Rp 16 juta) dan memperoleh pengembalian tahunan sebesar 7%. Tahun depan, investasi Anda akan meningkat menjadi US$ 1.070 (Rp 17,22 juta).
Di tahun kedua, Anda akan memperoleh 7% dari seluruh saldo Anda, bukan hanya investasi awal Anda sebesar US$ 1.000.
Bahkan dengan jumlah yang lebih kecil, penghematan tersebut dapat bertambah seiring berjalannya waktu.
Jika mulai menyumbang US$ 100 (sekitar Rp 1,6 juta) seminggu ke akun investasi yang menghasilkan tingkat pengembalian (return) tahunan 7% mulai dari usia 21 tahun, saat Anda mencapai usia 65 tahun maka total Anda akan meningkat menjadi lebih dari US$ 1,4 juta (sekitar Rp 22,53 miliar), menurut perhitungan tersebut.
“Dengan memulai kelulusan perguruan tinggi Anda dengan pekerjaan pertama Anda, Anda akan mempersiapkan diri Anda untuk menjalani kehidupan yang kaya seumur hidup,” ujar Sethi.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






