Bill Gates Jabarkan Kebiasaan Masa Kecil Membantunya Jadi Miliarder
WASHINGTON, investor.id – Bill Gates tidak yakin apakah ia akan menjadi miliarder jika ia tumbuh seperti anak-anak saat ini, berhadapan dengan gangguan telepon pintar dan media sosial.
Gates, salah satu pendiri dan mantan CEO Microsoft, membantu menjadikan komputer dan internet ada di mana-mana. Namun, ia mungkin tidak akan pernah membangun raksasa teknologi bernilai US$ 3,26 triliun pada Rabu (Kamis pagi WIB) jika ia tidak melakukan kebiasaan masa kecilnya.
Masa kecil Bill Gates ia habiskan tumbuh besar dengan berkeliling bersama teman-teman, menjelajahi dunia luar, dan membaca serta berpikir mendalam di kamarnya selama berjam-jam, tulis Gates dalam sebuah unggahan blog pada awal pekan ini, seperti dikutip CNBC internasional, Jumat (6/12/2024).
"Ketika saya merasa gelisah atau bosan, atau terkena masalah karena berperilaku buruk, saya akan menghilang ke kamar dan tenggelam dalam buku atau ide, sering kali selama berjam-jam tanpa gangguan," tulis Gates.
"Kemampuan untuk mengubah waktu luang menjadi pemikiran dan pembelajaran yang mendalam menjadi bagian mendasar dari diri saya. Itu juga penting bagi keberhasilan saya di kemudian hari," tambahnya.
Dalam unggahan blognya, Gates merekomendasikan sebuah buku "The Anxious Generation" yang ditulis psikolog sosial Universitas New York Jonathan Haidt. Penulis ini mengeksplorasi bagaimana telepon pintar dan media sosial telah mengubah otak anak-anak.
Buku tersebut juga berpendapat teknologi ini membantu menciptakan krisis kesehatan mental remaja, yang ditandai dengan meningkatnya tingkat kesepian dan depresi pada Generasi Z. Penggunaan telepon pintar dan media sosial secara terus-menerus juga dapat berdampak negatif pada ingatan, kemampuan berkonsentrasi, dan rentang perhatian kaum muda, menurut penelitian.
Gates memuji masa kecilnya yang berbasis permainan menginspirasi pemikiran kreatif, yang ditegaskan oleh hasil studi penelitian, daripada masa kecilnya dengan menggunakan telepon yang dialami banyak anak saat ini, menurut buku Haidt.
“Rentang perhatian kita seperti otot, dan gangguan yang tak henti-hentinya serta sifat adiktif media sosial membuat hal itu sangat sulit untuk berkembang,” tulis Gates.
Berkomitmen Konsentrasi Tanpa Gangguan
Sepanjang kariernya, Gates sering kali menganggap keberhasilannya berkat kebiasaan membaca yang rakus dan kemampuannya untuk mengisolasi diri.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now




