Sabtu, 4 April 2026

Eye Level Targetkan 200 Pusat Belajar pada Akhir 2020

Penulis : Mardiana Makmun
16 Feb 2020 | 21:54 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi salah satu pusat belajar Eye Level Indonesia
Ilustrasi salah satu pusat belajar Eye Level Indonesia

JAKARTA, Investor.id -  Eye Level Indonesia menargetkan membuka 200 pusat belajar (learning center) sampai akhir 2020. Lembaga pendidikan asal Korea Selatan ini menawarkan model bisnis kemitraan waralaba kepada masyarakat Indonesia dengan nilai investasi cukup murah, mulai Rp5 juta.

“Pada tahun 2020 ini, Eye Level Indonesia berharap bisa merealisasikan untuk memiliki lebih dari 200 learning center di seluruh Indonesia untuk membantu anak dalam pelajaran matematika dan bahasa Inggris. Oleh karena itu, dengan biaya lisensi 5 juta rupiah, Eye Level berharap semakin banyak masyarakat maupun praktisi pendidikan yang ingin membuka waralaba Eye Level dengan tujuan mencerdaskan generasi anak bangsa,” kata Aditiawarman, Marketing Executive Eye Level Indonesia dalam keterangan tertulisnya.

Aditya mengungkapkan, maraknya bisnis waralaba saat ini membuat banyak orang tertarik untuk memulai bisnis. Dengan konsep duplikasi kesuksesan membuat bisnis waralaba menjadi pilihan tepat bagi yang belum memiliki  pengalaman bisnis atau ingin memulai usaha dengan nilai investasi rendah.

Saat ini, dengan 150 learning center yang tersebar di seluruh Indonesia, Eye Level hadir untuk menjawab peluang waralaba di Indonesia. Dengan biaya lisensi terjangkau, lembaga pendidikan dari Korea Selatan ini sudah terbukti menjadi pionir pendidikan di negara asalnya selama lebih dari 40 tahun.

Advertisement

“Eye Level merupakan  pilihan tepat bagi yang ingin memulai bisnis waralaba khususnya di bidang pendidikan.  Dengan biaya Rp5 juta sudah bisa memiliki bisnis sendiri. Bisnis pendidikan adalah bisnis jangka panjang yang akan selalu dibutuhkan di setiap generasi untuk masa depan anak,” ujar Aditiawarman.

 Eye Level memiliki tujuh materi pembelajaran, yaitu matematika, Play Math, English, English Sparks, dan Happy Talk untuk anak usia 3 hingga 15 tahun. Salah satu keunggulan Eye Level adalah memiliki materi pembelajaran Critical Thinking Math yang membantu anak berpikir kritis dan mampu memecahkan masalah melalui latihan soal matematika. Critical Thinking ini juga akan berguna bagi masa depan anak untuk memecahkan masalah dalam setiap persoalan.

“Dalam menjalankan bisnis, mitra Eye Level akan mendapatkan support berupa buku, alat pengajaran, welcome kit untuk siswa, training untuk mitra dan pengajar, pendampingan berkesinambungan, serta kegiatan marketing yang dilakukan oleh Eye Level pusat,” lanjut Aditiawarman.

Editor: Mardiana Makmun

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


International 11 menit yang lalu

Kejutkan Dunia, Pemimpin Militer Burkina Faso Lontarkan Pernyataan Kontroversial

Pemimpin militer Burkina Faso Ibrahim Traore lontarkan pernyataan kontroversial, sebut demokrasi membunuh dan minta rakyat lupakan pemilu.
Business 12 menit yang lalu

KLH dan Pemprov Sulsel Bangun PSEL dengan Investasi Rp 3 Triliun

Kementerian LH bersama Pemprov Sulsel memulai pembangunan Pengolah Sampah Energi Listrik (PSEL) dengan nilai investasi Rp 3 triliun.
Market 45 menit yang lalu

Strategi Trisula (TRIS) Genjot Kinerja 2026

PT Trisula International Tbk (TRIS) menyiapkan strategi untuk memacu kinerja perusahaan pada tahun 2026.
Business 46 menit yang lalu

Perkuat Kapasitas Serapan, Bulog akan Bangun 100 Gudang Penyimpanan Baru

Perum Bulog akan menambah 100 gudang penyimpanan untuk memperkuat infrastruktur pascapanen dan meningkatkan kapasitas serapan petani.
National 1 jam yang lalu

Presiden Prabowo akan Sambut Kedatangan 3 Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon

Presiden Prabowo dijadwalkan menyambut kedatangan tiga jenazah prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon.
International 1 jam yang lalu

Enam Minggu Perang, Ribuan Nyawa Melayang dan 3 TNI Gugur

Update korban perang Timur Tengah: 3.500 tewas di Iran, 13 tentara AS gugur, dan 3 prajurit TNI Indonesia tewas saat tugas PBB di Lebanon.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia