Jamur Kasur, Begini Mencegahnya
JAKARTA, investor.id – Kualitas tidur ditentukan sejumlah faktor, mulai jumlah jam tidur, kenyamanan kasur, hingga kebersihan kasur dari tungau dan jamur.
“Riset yang dilakukan oleh peneliti dari Universitas Manchester menemukan bahwa tempat tidur yang tidak bersih bisa menyebabkan penyakit dan gangguan kesehatan,” kata Head of Marketing PT. Royal Abadi Sejahtera, Fajri dalam keterangan tertulis, Jumat (17/2/2023).
Salah satu masalah yang sering terjadi di kasur, bantal atau guling adalah munculnya jamur kasur. Jamur bisa hidup dan tumbuh di berbagai benda, salah satunya kasur. Hal ini disebabkan kasur menyediakan lingkungan yang hangat, gelap, dan lembap. “Kondisi seperti ini sangat disukai jamur untuk berkembang biak,” ungkap Fajri.
Peneliti di Universitas Manchester yang dibiayai oleh Fungal Research Trust menemukan tingkat kontaminasi jamur di tempat tidur sangat tinggi. Temuan itu menunjukkan sebuah bantal bisa memiliki jutaan spora jamur. Angka ini diperoleh dari penelitian dengan sampel uji bantal bulu dan sintetis yang berumur 1,5 sampai 20 tahun. Rata-rata sebuah bantal bisa mengandung 16 spesies jamur.
Michael Taylor, dosen jurusan lingkungan dari Flinders University, menyebut bahwa beberapa jamur yang ada di bantal dan kasur kita aman dan tidak menyebabkan penyakit. Namun bagi yang memiliki riwayat alergi, munculnya jamur di kasur, bantal, atau guling mereka bisa menjadi masalah yang mengganggu kesehatan.
“Paparan terhadap jamur dapat membuat seseorang menghirup partikelnya, bisa itu spora atau miselium. Akibatnya paru-paru akan teriritasi dan memicu hipersensitivitas. Terbukti beberapa jenis jamur dapat menyebabkan asma atau memperburuk kondisi pernafasan pada mereka yang memiliki masalah tersebut,” ungkap Fajri.
Fajri memaparkan, ada berbagai faktor yang dapat menyebabkan kasur menjadi berjamur, di antaranya :
Kelembapan Tinggi
Kasur terbuat dari material berpori. Jika tinggal di daerah yang memiliki kelembapan tinggi maka kelembapan tersebut akan meresap ke dalam lapisan kasur dan mengembun ke pori-pori busa. Kondisi seperti inilah yang akan membuat jamur mudah muncul di kasur.
Sirkulasi Udara Rendah
Kasur harus memiliki sirkulasi udara yang bagus. Tapi terkadang penempatan kasur yang salah membuat sirkulasi udara tidak dapat berfungsi secara optimal, misalkan kasur diletakkan di lantai, atau memakai sprei berbahan sintetik. Akibatnya jamur pun mudah berkembang biak.
Terkena Tumpahan Cairan
Kalau kasur terkena tumpahan cairan maka cairan tersebut akan dengan cepat mencapai lapisan dalam kasur dan tertahan di sana. Kalau tidak segera dikeringkan dengan dijemur di bawah panas matahari atau divakum, maka kondisi ini akan memicu pertumbuhan spora jamur di kasur.
Tips Merawat Kasur Terhindar dari Jamur
Agar kasur bersih dan terhindar dari jamur serta bakteri, Anda bisa melakukan hal-hal di bawah ini :
Lapisi Kasur dengan Sprei
Selalu lapisi kasur dengan sprei agar kotoran tidak langsung menyerap ke dalam kasur, sehingga kasur menjadi lebih terjaga kebersihannya. Jangan lupa untuk rutin mengganti sprei minimal dua minggu sekali.
Bersihkan Kasur dengan vakum Kasur Secara Rutin
Usahakan secara rutin membersihkan kasur dengan menggunakan penyedot debu yang daya sepongnya kuat agar kasur semakin terbebas dari jamur dan spora penyebab berkembangnya jamur.
Segera Cuci dan Jemur Kasur yang Terkena Cairan atau Noda
Ketika kasur terkena cairan noda, misalnya terkena tumpahan sirup, usahakan untuk langsung membilas atau membersihkan noda tersebut dan mengeringkannya agar kuman dan spora jamur tidak berkembang biak di kasur.
Hindari Kasur dari Permukaan Lembap
Anda juga harus memperhatikan peletakan kasur, jangan sampai kasur tersebut menempel pada permukaan tembok yang lembap ataupun terletak di bawah atap yang bocor. Karena apabila kasur Anda sering terkena lembap atau sering basah, sudah pasti jamur dan kuman akan berkembang biak.
Pilih Kasur Terbaik yang Antijamur
Kondisi kasur yang Anda miliki berpengaruh besar terhadap ketahanan terhadap jamur dan bakteri. Memilih kasur dengan kualitas terbaik adalah solusi utama agar kasur bebas dari jamur dan mendapatkan kualitas tidur yang baik pula.
Kasur Antijamur
Selain menjaga kebersihan, bisa juga menggunakan kasur antijamur. Salah satu yang bisa menjadi pilihan adalah Tote Bed, merek kasur ternama dari PT. Royal Abadi Sejahtera. Selain memberikan garansi hingga 15 tahun untuk kekuatan pada pegasnya, Tote Bed juga memilih material terbaik untuk semua tipe kasurnya.
“Tote Bed menggunakan bahan baku busa yang sudah tersertifikasi Sanitized (anti jamur dan anti bakteri). Ini adalah teknologi dari Swiss dan Tote Bed menjadi kasur pertama dan satu-satunya di Indonesia yang menggunakan teknologi ini sehingga terbebas dari jamur dan juga bakteri lainnya di kasur,” tukas Fajri.
Selain itu, kasur seharga mulai 1,4 jutaan itu juga menggunakan pocket spring yang merupakan terobosan dalam ranah kasur pegas. Keunggulan dari pocket spring adalah dapat menopang beban dari setiap bagian tubuh dan juga dapat meminimalisasi efek guncangan dari pergerakan teman tidur di samping kita.
Editor: Mardiana Makmun
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

