Rumah Sakit Kanker Dharmais Raih Dua Penghargaan Healthcare Asia Awards 2024
JAKARTA, investor.id - Pusat Kanker Nasional Rumah Sakit Kanker Dharmais meraih dua penghargaan di Healthcare Asia Awards 2024 atas layanan yang unggul di bidang onkologi, kemampuan diagnosis dan pengobatan kanker payudara yang komprehensif. Dua penghargaan tersebut yaitu Oncology Hospital of The Year dan Clinical Service Initiative of the Year.
Rumah Sakit Kanker Dharmais menerima pasien dari seluruh wilayah di Indonesia dan merawat lebih dari 276.000 pasien pada tahun 2023. Rumah Sakit Kanker Dharmais juga memiliki tim multidisiplin pengobatan kanker untuk tatalaksana penanganan kanker yang komprehensif terdiri dari berbagai dokter spesialis, perawat, peneliti, dan tenaga kesehatan lainnya.
“Kami dedikasikan penghargaan ini kepada dokter, tenaga kesehatan dan pegawai RS Kanker Dharmais atas pelayanan yang diberikan kepada pasien dan masyarakat Indonesia,” ucap Direktur Utama RS Kanker Dharmais Soeko W. Nindito pada sambutan penerimaan penghargaan Healthcare Asia Award 2024, Rabu (27/03/2024) di Singapura.
Pada kesempatan itu, Soeko juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat, Pemerintah dan semua pihak kepada RS Kanker Dharmais. Dukungan tersebut memberi makna besar bagi rumah sakit yang sudah berdiri 30 tahun ini dalam menjalankan perannya sebagai Pusat Kanker Nasional dengan memberikan pelayanan kanker yang komprehensif bagi masyarakat Indonesia.
Healthcare Asia Awards memberikan penghargaan kepada layanan kesehatan di kawasan negara-negara Asia yang memiliki standar layanan unggul di bidang kesehatan dengan berinovasi, menetapkan tolok ukur industri baru, dan berkontribusi dan memberikan manfaat kepada masyarakat.
Salah satu layanan unggulan RS Kanker dharmais adalah microsurgery yang telah dilakukan oleh dokter spesialis konsultan yang berkompeten di bidangnya terhadap ratusan pasien selama dua tahun terakhir. Layanan unggulan lainnya dari RS Kanker Dharmais adalah radiofarmaka yang menggunakan radioisotop dalam kedokteran nuklir untuk tujuan diagnostik atau terapeutik pada kanker. Alat yang digunakan untuk memfasilitasi layanan ini adalah PET CT-Scan dan Cyclotron. Pelayanan ini telah dilakukan untuk menangani pengobatan kanker oleh dokter spesialis kedokteran nuklir yang kompeten.
Radioterapi juga menjadi salah satu layanan unggulan yang ditawarkan Rumah Sakit Kanker Dharmais. Perawatan ini menggunakan radiasi pengion untuk menghentikan pertumbuhan dan penyebaran sel kanker d berbagai organ tubuh manusia. Layanan ini menggunakan peralatan canggih dan terkini untuk pengobatan kanker, antara lain Linac, CT-Simulator, X-Ray Simulator, Micro Selectron HDR, X-Ray C-Arm, dan Blood Irradiator.
Rumah Sakit Kanker Dharmais juga menyediakan layanan deteksi dini yang ditujukan untuk screening awal kanker kepada masyarakat. Diharapkan deteksi dini pasien dapat menemukan kondisi penyakit dalam condition seawal mungkin sehingga morbiditas pasien dapat menurun. Program pemeriksaan unggulan ini antara lain Mobile Mammography, USG Payudara, HPV, dan Pemeriksaan Pap Smear, dan lain-lain. Selain program pemeriksaan, Dharmais juga aktif memberikan seminar untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kanker.
Seiring dengan pemberian pelayanan, Rumah Sakit Kanker Dharmais terus berupaya dalam kegiatan pendidikan dan penelitian. Rumah Sakit Kanker Dharmais menyelenggarakan beberapa pelatihan dan workshop di bidang kanker yang diperuntukkan bagi para dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya. Rumah Sakit Kanker Dharmais ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan RI sebagai pusat penelitian inovasi biomedis dan kesehatan masyarakat melalui Biomedical Genome Science Initiative (BGSi). Biomedical Genome Science Initiative merupakan sebuah program nasional menggunakan metode whole genome sequencing dengan sampel DNA yang bertujuan untuk meningkatkan diagnosis, penanganan, dan pengobatan penyakit kanker
Editor: Euis Rita Hartati
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now





