Minggu, 21 Juni 2026

Merebus Air Tidak Menghilangkan Logam Berat dan Zat Berbahaya

Penulis : Mardiana Makmun
29 Apr 2026 | 08:22 WIB
BAGIKAN
Dokter Spesialis Gizi Klinis RS Mitra Keluarga Bintaro, dr Adelina Haryono, SpGK, AIFO-K,  menjelaskan air bersih dan sehat untuk diminum dalam program edukasi hidrasi yang digelar Aqua dan RS Mitra Keluarga Bintaro, Banten
Dokter Spesialis Gizi Klinis RS Mitra Keluarga Bintaro, dr Adelina Haryono, SpGK, AIFO-K, menjelaskan air bersih dan sehat untuk diminum dalam program edukasi hidrasi yang digelar Aqua dan RS Mitra Keluarga Bintaro, Banten

JAKARTA, investor.id – Keamanan air minum masih menjadi tantangan di Indonesia. Ini karena masih banyak sumber air yang berisiko tercemar, baik bakteri berbahaya maupun logam berat berbahaya.

“Masih banyak sumber air yang berisiko tercemar. Data dari Studi Kualitas Air Minum Rumah Tangga (SKAMRT) menunjukkan bahwa 7 dari 10 rumah tangga di Indonesia masih mengonsumsi air yang terkontaminasi bakteri E. coli, dan hanya sebagian kecil yang memiliki akses air minum aman,” kata dr Tria Rosemiarti, Dipl in Nutrition, MKK, Nutrition Design & Hydration Science Research and Innovation AQUA, dalam program edukasi ‘Aqua Goes to Hospital: Langkah Sehat Keluarga Adem’, yang diselenggarakan di RS Mitra Keluarga Bintaro.

Memang, kata dr Tria, bakteri berbahaya bisa mati bila air direbus sampai mendidih. Namun, bukan berarti masalah beres. Kualitas air bersih dan aman diminum juga mensyaratkan tidak boleh mengandung zat berbahaya seperti logam berat.

“Merebus air memang bisa membunuh sebagian besar bakteri, namun hal ini tidak menghilangkan logam berat ataupun senyawa lain yang mungkin ada di dalam air, terlebih jika kualitas sumber airnya tidak terjaga kualitasnya,” tegas dr Tria.

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut, dr. Tria menjelaskan bahwa konsumsi terhadap air yang tidak terjaga kualitas sumbernya akan sangat berdampak pada tumbuh kembang anak. ”Hasil publikasi terbaru dari yang diterbitkan di Internasional Jurnal, mengungkapkan bahwa anak yang rutin terpapar air minum yang tidak aman dan mengandung kontaminasi mikrobiologis air, khususnya oleh bakteri Escherichia coli, meningkatkan risiko stunting hingga 4,14 kali,” ungkap dr Tria.

Temuan ini, papar dr Tria, mencakup data dari beberapa wilayah Indonesia, termasuk penelitian komprehensif di 13 provinsi dan studi lapangan di Deli Serdang, Sumatera Utara.

“Kondisi ini berpotensi berdampak pada gangguan penyerapan nutrisi dan tumbuh kembang yang juga berpengaruh pada tinggi badan, daya ingat, kemampuan bahasa, dan performa akademik anak pada usia sekolah,” jelas dr Tria.

Kecukupan Air Berbeda-beda

Dokter Spesialis Gizi Klinis RS Mitra Keluarga Bintaro, dr Adelina Haryono, SpGK, AIFO-K,  menyoroti bahwa masih banyak masyarakat Indonesia yang belum menyadari pentingnya kecukupan air minum harian, “Banyak yang merasa sudah cukup minum, padahal faktanya masih banyak masyarakat yang mengalami kekurangan cairan. Tercatat sekitar 1 dari 5 anak dan remaja serta 1 dari 4 orang dewasa masih belum cukup minum air. Padahal, tubuh kita terdiri dari sekitar 50-60% air, yang berperan penting dalam hampir seluruh fungsi tubuh, mulai dari pembentukan sel hingga menjaga keseimbangan cairan,” kata dr Adelina.

Dr Adelina menjelaskan, kebutuhan cairan berbeda-beda, tetapi secara umum anak membutuhkan sekitar 1,2–1,5 liter per hari, sementara orang dewasa sekitar 1,8–2 liter per hari. “Dan yang terpenting, jangan menunggu haus untuk minum,” pesa dr Adelina.

Almiranti Fira, sebagai Ibu Bijak Aqua, menekankan bahwa peran ibu sangat krusial dalam membentuk kebiasaan hidrasi keluarga, “Di rumah, ibu itu ibarat ‘menteri kesehatan’ bagi keluarga. Pilihan sederhana seperti air minum ternyata punya dampak besar, karena anak-anak akan meniru kebiasaan orang tuanya setiap hari.”

Fira juga membagikan tips praktis agar keluarga terbiasa minum air putih tanpa dipaksa, “Mulai dari hal kecil, pastikan air mudah dijangkau, biasakan minum di waktu-waktu tertentu, dan yang paling penting, orang tua harus memberi contoh. Kebiasaan baik itu dibangun, bukan dipaksa. Oleh sebab itu, memilih air yang sudah terjamin kualitasnya adalah langkah paling sederhana untuk menjaga kesehatan keluarga setiap hari.”

Program ‘Aqua Goes to Hospital: Langkah Sehat Keluarga Adem’ akan berlangsung di berbagai rumah sakit besar di Jakarta dan sekitarnya sepanjang April hingga Desember 2026. Mengangkat tema ‘Langkah Kecil, Dampak Besar: Tips Pilih Hidrasi Terbaik untuk Keluarga’, program ini menghadirkan edukasi langsung dari para ahli mengenai cara memilih air minum yang aman dan berkualitas, aktivitas edukatif, hingga interaksi langsung dengan para ibu sebagai pengambil keputusan kesehatan di rumah.

Fella Falencia, Marketing Manager AQUA menjelaskan seri edukasi ini lahir untuk mendukung para ibu memilih air minum yang berkualitas untuk mendukung kebutuhan hidrasi sehat seluruh anggota keluarga termasuk anak-anak.

“Memilih air minum yang aman dan berkualitas bukan hanya untuk hari ini, tetapi merupakan investasi kesehatan jangka panjang bagi seluruh anggota keluarga,” tutup Fella.

Editor: Mardiana Makmun

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 12 menit yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 40 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 6 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia