Jumat, 15 Mei 2026

Bahlil Bidik Investasi Rp 500 Triliun dari Sektor Hilirisasi Tahun 2024

Penulis : Arnoldus Kristianus
11 Des 2023 | 20:21 WIB
BAGIKAN
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia (kedua dari kanan) dalam diskusi bertajuk "Hilirisasi untuk Negeri" di Jakarta pada Senin (12/11/2023). (Investor Daily/Arnoldus Kristianus)
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia (kedua dari kanan) dalam diskusi bertajuk "Hilirisasi untuk Negeri" di Jakarta pada Senin (12/11/2023). (Investor Daily/Arnoldus Kristianus)

JAKARTA, investor.id – Pemerintah menargetkan realisasi investasi tahun 2024 dapat mencapai Rp 1.650 triliun. Adapun mencakup 30% dari target tersebut atau hampir Rp 500 triliun akan didorong pada sektor hilirisasi.

“Dari target Rp 1.650 triliun ini akan saya fokuskan minimal 30% ini akan didorong pada hilirisasi. Kenapa 30%? Saya ingin menciptakan investasi berkualitas karena hilirisasi ini sebenarnya nilai tambah. Kalau Indonesia ingin maju maka hilirisasi harus dilanjutkan,” ucap Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia dalam diskusi bertajuk “Hilirisasi untuk Negeri” di Jakarta pada Senin (12/11/2023).

Dengan upaya hilirisasi pemerintah berupaya untuk menghadirkan investasi berkualitas yang dapat menambah penciptaan lapangan pekerjaan. “Industri ini jangan dianggap besar-besar semua. Orang bisa membangun hilirisasi dengan modal Rp 50 miliar tergantung pada sektor mana. Jadi masuk di sektor perkebunan ini namanya hilirisasi sektor UMKM,” tutur dia.

ADVERTISEMENT

Dia mengatakan untuk kedepannya upaya hilirisasi akan dilakukan dengan mengoptimalkan sektor digital. Sebab dengan memasukan digitalisasi dalam hilirisasi akan meningkatkan kekuatan pasar dari produk yang berujung pada peningkatan penjualan. Khususnya bagi pelaku UMKM yang akan melakukan hilirisasi komoditas.

“Tetapi hilirisasi digital ini cukup memberikan inspirasi bagi saya bahwa menguasai pasar adalah modal utama untuk membangun instrumen hilirisasi pada skala menengah dan kecil. Saya tidak mengurus investasi tidak hanya yang besar-besar,” ungkap Bahlil.

Mengutip data Kementerian Investasi/BKPM total nilai realisasi investasi di bidang hilirisasi sepanjang Januari-September 2023 mencapai Rp 266 triliun. Jumlah tersebut mencapai 25,3% dari total realisasi investasi sepanjang Januari-September 2023 yang sebesar Rp 1.053,1 triliun.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo mengatakan pemerintah menargetkan investasi sebesar Rp 1.650 triliun di tahun 2024 agar pertumbuhan ekonomi dapat berada pada kisaran 5,1 sampai 5,7% di tahun 2024. Oleh karena itu pemerintah terus menggenjot kebijakan hilirisasi komoditas ekspor sumber daya alam.

Dengan adanya hilisasi dinilai turut memberikan nilai tambah, menciptakan lapangan kerja dan berujung pada meningkatnya laju perekonomian. Misalnya saat pemerintah menjalankan hilirisasi ekspor nikel sebelumnya ekspor nikel sebesar US$ 3,3 miliar, setelah hilisasi dijalankan pada tahun 2020 hasilnya terlihat pada ekspor nikel di tahun 2022 ekspor nikel melesat menjadi US$ 33 miliar.

“Lompatannya berapa berarti? melompat sangat tinggi sekali. itu baru satu atau dua turunan, nanti makin banyak masuk ke EV (Electric Vehicle) baterai peningkatannya akan tinggi sekali. apalagi masuk ke EV akan melompat tinggi sekali,” tutur Joko Widodo.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 28 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 1 jam yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia