Minggu, 21 Juni 2026

Harga Pangan Melandai, Juni 2024 Deflasi 0,08% 

Penulis : Arnoldus Kristianus
1 Jul 2024 | 11:51 WIB
BAGIKAN
ilustrasi inflasi (B-Universe Photo/Joanito De Saojoao)
ilustrasi inflasi (B-Universe Photo/Joanito De Saojoao)

JAKARTA, investor.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Juni 2024 terjadi deflasi bulanan sebesar 0,08%. Sementara itu, inflasi tahun ke tahun (year on year/yoy) sebesar 2,51% dan inflasi tahun kalender sebesar 1,07%. Secara bulanan, terjadi penurunan indeks harga konsumen dari 106,37 pada Mei 2024 menjadi 106,28 pada Juni 2024.

“Deflasi Juni 2024 ini lebih dalam dibandingkan Mei 2024 dan merupakan deflasi kedua pada tahun 2024,” ucap Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Utama BPS Imam Machdi dalam konferensi pers di Kantor BPS pada Senin (1/7/2024).

Jika dirinci kelompok pengeluaran yang memberikan andil deflasi terbesar adalah kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau. Kelompok ini mengalami deflasi deflasi 0,49% dan memberikan andil 0,14% ke deflasi pada Juni 2024.

ADVERTISEMENT

“Komoditas penyumbang utama deflasi adalah bawang merah dengan andil deflasi 0,09%, tomat dengan andil deflasi 0,07%, serta daging ayam ras dengan andil deflasi 0,05%,” terang Imam.

Secara spasial tercatat  12 provinsi mengalami  inflasi dan 26 provinsi mengalami deflasi. Bila dilihat lebih dalam  inflasi tertinggi terjadi  Papua Pegunungan ( 2,11%) sedangkan  deflasi terdalam di Papua Selatan (1,11%).

Dalam kelompok pengeluaran ini juga terdapat komoditas yang memberikan andil ke inflasi yaitu cabai rawit dan cabai merah dengan andil inflasi 0,02%. Beberapa komoditas yang memberikan andil inflasi sebesar 0,01% adalah emas perhiasan, kentang, timun, sigaret kretek mesin, tarif angkutan udara, ikan segar dan kopi bubuk.

Bila dilihat menurut komponen maka  deflasi sebesar 0,08% didorong oleh komponen harga bergejolak. Komponen tersebut mengalami  deflasi 0,98% dan memberikan andil deflasi sebesar 0,16%. Komoditas yang dominan memberikan andil deflasi komponen ini adalah bawang, merah, tomat, dan daging ayam ras.

Komoditas Emas Perhiasan

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 11 menit yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 5 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 6 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 6 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 6 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 6 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia