Minggu, 21 Juni 2026

Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Jalankan Uji Coba untuk Racik Formulasi Makan Bergizi Gratis

Penulis : Arnoldus Kristianus
19 Jul 2024 | 20:43 WIB
BAGIKAN
Tim Gugus Tugas SInkronisasi menyampaikan keterangan terkait program Makan Bergizi Gratis,di Jakarta, Jumat (19/7/24)
Tim Gugus Tugas SInkronisasi menyampaikan keterangan terkait program Makan Bergizi Gratis,di Jakarta, Jumat (19/7/24)

JAKARTA,investor.id - Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo-Gibran saat ini sedang melakukan uji coba terkait pelaksanaan program makan bergizi gratis. Saat ini pemerintah sudah menentukan anggaran makan bergizi gratis untuk tahun anggaran 2025 sebesar Rp 71 triliun. Namun, rincian pelaksanaan teknis masih digodog untuk pelaksanaan itu.

“Tim pakar sedang melakukan uji coba sekaligus pilot project ini evidence based policy. Dari sana kita akan dapatkan temuan tentang yang harus dilakukan, hal  yang harus diperbaiki dan yang  diantisipasi dan dilakukan termasuk kesimpulan akhir mengenai harga,” ucap Anggota Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo-Gibran Bidang Komunikasi Hasan Nasbi dalam konfrensi pers di Jakarta pada Jumat (19/7/2024).

Lebih lanjut Hasan mengatakan bahwa presiden terpilih Prabowo Subianto menegaskan bahwa pelaksanaan makan bergizi gratis dengan dua syarat yaitu syarat gizi yang terpenuhi dan disalurkan untuk sebanyak mungkin penerima manfaat.

ADVERTISEMENT

“Karena anggaran yang tersedia Rp 71 triliun jadi harus dioptimalkan jumlah penerima manfaatnya. Jadi semua proses riset dan uji coba akan bersandarkan pada dua arahan Prabowo Subianto ini,” terang Hasan.

Dia mengatakan untuk tarif porsi makan bergizi gratis sampai saat ini masih dikaji lebih lanjut. Nantinya gugus tugas akan mendengarkan masukan dari seluruh pemangku kepentingan terkait termasuk ahli gizi saat menentukan tarif setiap porsi untuk makan bergizi gratis. Nantinya setiap menu dan bahan baku makanan akan bergantung pada kesiapan di setiap daerah yang menjalankan program.

“Jadi tidak akan sama menunya karena tergamntung ketersediaan pangan di sana dan dengan yang tersedia yang bisa kita racik  formulanya seperti apa hargnya menyusul kemudian. Jadi itu jalan dan proses yang sedang dikerjakan,” kata Hasan.

Editor: Arnoldus Kristianus

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 27 menit yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 55 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 7 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia