Minggu, 21 Juni 2026

Kinerja APBN Hingga Juli 2024 Terjaga Baik

Penulis : Rama Sukarta
13 Aug 2024 | 17:35 WIB
BAGIKAN
Menteri Keuangan Sri Mulyani saat konferensi pers di Kementerian Keuangan, Selasa (13/8/2024)
Menteri Keuangan Sri Mulyani saat konferensi pers di Kementerian Keuangan, Selasa (13/8/2024)

JAKARTA, investor.id - Kementerian Keuangan mencatat kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia hingga Juli 2024 masih terjaga, didorong oleh belanja negara yang optimal. Belanja negara tercatat sebesar Rp1.638,8 triliun atau sebesar 49,3% dari pagu anggaran. Angka ini menunjukan pertumbuhan belanja sebesar 12.2% secara tahunan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, pendapatan negara mencapai Rp 1.545,4 T, artinya 55,1% dari target APBN telah terkumpul. Secara pertumbuhan 4,3% lebih kecil dari pertumbuhan bulan lalu yang sekitar 7%.

“Jadi ini sudah mulai membaik. Sekarang negative growth-nya mengecil ke 4.3%. Belanja negara sampai akhir Juli yaitu mencapai Rp1.638,8 T. Ini artinya kita sudah membelanjakan 49,3% dari pagu. Kalau kita lihat growth dari belanja ini cukup tinggi dan ini konsisten dibandingkan dengan jumlah lalu yang 14% ini agak menurun jumlahnya. Tapi ini pertumbuhan tinggi," ucap Sri Mulyani di Kementerian Keuangan, Selasa (13/8/2024).

ADVERTISEMENT

Selain angka belanja dan pendapatan negara, Sri juga menyebut postur APBN bulan Juli defisit hingga 0,41%.

"Total postur bulan ini kita mengalami defisit Rp 93,4 triliun atau 0,41% dari PDB. Ini masih kecil dibandingkan total target defisit tahun ini 2,2%. Namun dari sisi keseimbangan primer kita masih positif Rp179,3 triliun. Ini adalah postur dari APBN Kita hingga akhir Juli," tambah Sri Mulyani.

Menurut Sri, meski kinerja ekonomi Indonesia hingga triwulan II 2024 masih resilien, namun Indonesia perlu waspada terhadap situasi ekonomi dan politik dunia. Lebih spesifik, Sri menyoroti dinamika pasar keuangan Amerika Serikat yang masih sangat volatile menjelang proyeksi penurunan suku bunga acuan, eskalasi perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok, serta eskalasi tensi geopolitik di Timur Tengah dan antara Rusia dengan Ukraina.

Sebagai informasi, Kementerian Keuangan mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2024 sebesar 5,1% yoy masih berada di bawah negara-negara ASEAN lain seperti Vietnam yang tumbuh 6,9%, Filipina tumbuh 6,3%, dan Malaysia yang tumbuh 5,8%. Namun pertumbuhan ekonomi Indonesia masih lebih tinggi dibandingkan Tiongkok yang bertumbuh 4,7% dan Amerika Serikat 3,1%.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 26 menit yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 54 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 7 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia