Minggu, 21 Juni 2026

Sumber Daya Pangan Melimpah, Indonesia Semestinya Jadi Eksportir Pangan  

Penulis : Celvin Moniaga Sipahutar
13 Aug 2024 | 18:17 WIB
BAGIKAN
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, memberikan keterangan, usai menjadi pembicara saat Investor Daily Round Table, Jakarta, Selasa (13/8/2024)
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, memberikan keterangan, usai menjadi pembicara saat Investor Daily Round Table, Jakarta, Selasa (13/8/2024)

JAKARTA, investor.id - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), Suharso Monoarfa, meyakini Indonesia telah berada dalam jalan yang tepat untuk mewujudkan kedaulatan pangan.

Menurut Suharso, kedaulatan pangan dapat digapai oleh Indonesia yang memiliki sumber daya pangan melimpah.

"Ke depan, kita kalau bisa tidak hanya untuk kebutuhan kita soal pangan, tapi kita juga harus berorientasi, kita menjadi pengekspor pangan," ujar Suharso saat ditemui setelah acara Investor Daily Roundtable di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (13/8/2024).

ADVERTISEMENT

Dikatakan Suharso, untuk mewujudkan kedaulatan pangan, Indonesia harus melakukan langkah demi langkah dimulai dari menciptakan ketahanan pangan. Namun, dia tak menampik bahwa misi tersebut bukan pekerjaan mudah.

Ketahanan pangan nasional yang belum tercapai dapat dilihat dari upaya-upaya impor yang masih dilakukan oleh pemerintah. Misalnya, untuk menjaga stabilitas pangan, pemerintah mengimpor beras sekitar 3 juta ton senilai Rp 28 triliun pada 2023. Tak hanya beras, komoditas lainnya pun masih diimpor oleh pemerintah.

"Kita contoh gula. Indonesia dulu adalah eksportir gula. Di zaman kolonial kita bahkan menjadi salah satu produsen gula tertinggi di dunia. Lama-lama turun kita menjadi importir gula. Brasilia hari ini dia adalah eksportir gula. Persoalan seperti ini masih bertahan," ungkapnya.

Pemerintah, lanjut Suharso, paham bahwa perspektif terhadap impor harus diubah. Sebab, impor hanya solusi jangka pendek untuk menjaga ketahanan pangan. Pemerintah pun sudah bergerak menjalankan rencana jangka panjang untuk kemandirian pangan.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 26 menit yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 54 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 7 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia