Sabtu, 4 April 2026

Gandeng Aliansi Ekonom, B-Universe Bedah Strategi Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6%

Penulis : Ichsan Ali
14 Jan 2026 | 14:12 WIB
BAGIKAN
The Forum: B-Universe Focus Group Discussion (FGD) dengan tema "Outlook 2026: Atur Strategi Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 6%". Acara yang digelar di HQ B-Universe PIK2, Tangerang, Rabu (14/1/2026). (B-Universe Photo/Ichsan Ali)
The Forum: B-Universe Focus Group Discussion (FGD) dengan tema "Outlook 2026: Atur Strategi Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 6%". Acara yang digelar di HQ B-Universe PIK2, Tangerang, Rabu (14/1/2026). (B-Universe Photo/Ichsan Ali)

TANGERANG, investor.id – B-Universe, sebagai grup media multiplatform terdepan, menyelenggarakan The Forum: B-Universe Focus Group Discussion (FGD) dengan tema "Outlook 2026: Atur Strategi Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 6%". Acara yang digelar di HQ B-Universe PIK2, Tangerang, Rabu (14/1/2026), ini menggandeng Aliansi Ekonom Indonesia (AEI) untuk membedah arah kebijakan ekonomi nasional.

Sejumlah narasumber ahli dari AEI turut hadir, di antaranya Wijayanto Samirin, Mohamad Ikhsan, Teuku Riefky, Rizki Siregar, Vivi Alatas, Lili Yan Ing, dan Mervin Goklas.

Perwakilan AEI sekaligus CEO Asakreativita, Vivi Alatas, memberikan apresiasi tinggi terhadap forum ini. Menurutnya, sinergi antara ekonom, pelaku pasar, dan media sangat krusial dalam mencari solusi bagi persoalan ekonomi yang kompleks.

Advertisement

“Agenda ini sangat-sangat baik, karena kita semua mencintai Indonesia dan tahu ada banyak hal-hal yang butuh pemikiran bersama. Baik dari ekonom, pelaku pasar, dan media adalah alat utama untuk memastikan bahwa ini terjadi. Saling rembuk, FGD bersama, memikirkan bersama, tentu saja dalam upaya mencari solusi. Karena kita semua kembali lagi cintai Indonesia,” jelas Vivi.

Dia menekankan bahwa mengejar target pertumbuhan 6% bukan sekadar soal angka, melainkan bagaimana target tersebut dicapai secara terencana, terarah, dan terukur. Ia menyoroti fenomena penurunan kelas menengah serta pentingnya kepastian hukum sebagai tantangan nyata yang harus dijawab.

“Apakah itu sudah menjawab persoalan pelik bangsa? Tentang middle class yang turun, hingga memastikan adanya kepastian. Itu yang mungkin lebih penting daripada sekadar berbicara soal angka,” tegasnya.

Terkait kebijakan fiskal, Vivi menyarankan agar pemerintah Presiden Prabowo Subianto melakukan evaluasi mendalam terhadap pelaksanaan APBN 2026. Mengingat adanya tren penurunan penerimaan pajak, alokasi anggaran harus dilakukan secara sangat selektif dan tepat sasaran pada sektor yang memiliki dampak pengganda (multiplier effect) paling besar.

“Mungkin sekarang saatnya pemerintah melihat pain factor-nya di mana? Kita harus memastikan alokasi anggaran yang terbatas ini diarahkan ke sektor yang paling efisien,” pungkas Vivi.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 21 menit yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 33 menit yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 34 menit yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 58 menit yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 4 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 4 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia