President Club Bahas Kolaborasi Tiga Pilar demi Ekonomi 8%
JAKARTA, investor.id – Target pertumbuhan ekonomi 8% dinilai bukan sekadar ambisi makroekonomi, melainkan agenda besar yang mensyaratkan kolaborasi erat antara pemerintah, akademisi, dan dunia usaha. Hal itu mengemuka dalam diskusi bertajuk Indonesia’s Forward: Kolaborasi untuk Ketahanan Nasional yang digelar President Club di President Lounge, Menara Batavia, Jakarta, belum lama ini.
Chief Economist Trimegah Sekuritas & Soemitro Economic Forum Fakhrul Fulvian menilai, dunia tengah memasuki fase perubahan besar, terutama akibat percepatan digitalisasi dan perkembangan kecerdasan buatan (AI).
Menurutnya, perubahan teknologi membawa peluang sekaligus risiko, termasuk ancaman kebocoran data yang dapat berdampak pada ketahanan nasional. Karena itu, koordinasi kebijakan fiskal dan moneter perlu diperkuat agar dunia usaha tetap bergerak dan target pertumbuhan 8% dapat dikejar secara realistis.
“Perubahan selalu menghadirkan tantangan sosial dan ekonomi. Tapi di balik itu ada peluang besar, asalkan kita punya strategi nilai tambah dan ketahanan nasional yang tepat,” ujarnya.
Staf Khusus Menteri Pertahanan RI Kris Wijoyo Soepandji menekankan, pertumbuhan ekonomi dan pertahanan bukan dua agenda terpisah. Ia mengutip konsep defence supports economy dalam Astacita Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan bahwa sistem pertahanan harus menopang kedaulatan sekaligus kesejahteraan.
“Eksistensi negara itu seperti dua sisi koin: kedaulatan dan kesejahteraan. Keduanya tidak bisa dipisahkan,” katanya.
Menurutnya, swasembada pangan, energi, dan air merupakan fondasi pertahanan yang sekaligus memperkuat daya tahan ekonomi nasional.
Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Prof Telisa Aulia Falianty menilai, Indonesia memiliki modal besar untuk keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah (middle income trap), terutama melalui optimalisasi sumber daya alam (SDA).
Komoditas Unggulan
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






