Minggu, 21 Juni 2026

Lantik 5 Pejabat Eselon II, Purbaya: Jabatan Bukan Fasilitas, Tapi Amanah

Penulis : Addin Anugrah Siwi
21 Apr 2026 | 17:30 WIB
BAGIKAN
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kanan) saat melantik lima pejabat Eselon II baru di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), di Jakarta, pada Selasa (21/4/2026). (B-Universe Photo/Addin Anugrah Siwi)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kanan) saat melantik lima pejabat Eselon II baru di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), di Jakarta, pada Selasa (21/4/2026). (B-Universe Photo/Addin Anugrah Siwi)

JAKARTA, investor.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik lima pejabat Eselon II baru di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Selasa (21/4/2026). Dalam arahannya, Menkeu menekankan tiga poin krusial: menjaga integritas, memperkuat disiplin fiskal, dan menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tekanan global.

Menkeu Purbaya menegaskan bahwa jabatan di Kemenkeu adalah sebuah amanah besar yang ujian sesungguhnya datang saat kondisi ekonomi sedang tidak normal. Para pejabat baru diharapkan mampu memegang kepercayaan negara dengan tanggung jawab penuh.

“Jabatan itu bukan fasilitas, itu amanah. Dengan amanah ini kita diuji bukan saat kondisi normal, tapi saat tekanan datang,” tegas Purbaya dalam acara pelantikan di Kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat.

ADVERTISEMENT

Purbaya menginstruksikan jajarannya untuk tetap menjaga disiplin fiskal secara ketat. Menurutnya, angka defisit bukan sekadar target administratif, melainkan sinyal kredibilitas pemerintah di mata pelaku ekonomi dunia. Pemerintah tetap berkomitmen menjaga defisit anggaran di bawah ambang batas 3% dari produk domestik bruto (PDB).

“Satu, disiplin fiskal. Angka defisit itu bukan sekadar target, itu sinyal ekonomi dunia, kita serius atau tidak. Kita tidak akan pernah menembus 3%,” ujarnya.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya tata kelola kas (cash management) negara yang rapi agar operasional pemerintahan dan belanja negara tetap berjalan tanpa hambatan. “Yang kedua, kita harus melakukan cash management dengan rapi. Negara ini hidup dari aliran cash,” kata Purbaya.

Lebih lanjut, Purbaya menyinggung kualitas kerja pejabat Kemenkeu yang akan berdampak langsung pada kepercayaan investor. Jika kondisi fiskal terjaga, maka investor akan percaya dan menarik modal masuk, sehingga pertumbuhan ekonomi bisa bergerak lebih cepat.

“Jaga fiskal, dorong pertumbuhan, dan pastikan negara ini tetap stabil. Anda jaga fiskal, investor percaya. Investor percaya, modal masuk. Ekonomi akan tumbuh lebih cepat,” ujarnya.

Terkait integritas, Menkeu memberikan peringatan bahwa tidak ada ruang abu-abu di Kemenkeu. Ia mewanti-wanti para pimpinan untuk menjadi teladan bagi bawahan agar tidak terjadi masalah sistemik di masa depan.

“Di Kemenkeu itu tidak ada ruang abu-abu. Benar ya benar, salah ya salah. Kalau Anda mulai kompromi sedikit, efeknya bisa merantai. Hari ini kecil, besok jadi sistem. Kalau Anda jalan lurus, organisasi akan ikut lurus. Jadi ke depan Anda harus mencontohkan ke anak buahnya. Kalau bosnya mencong, anak buahnya disuruh lurus ya enggak bisa” kata Purbaya.

Adapun lima pejabat baru yang dilantik adalah:

  1. Rofii Edy Purnomo sebagai Kepala Biro Advokasi di Sekretariat Jenderal Kemenkeu
  2. Ihda Muktiyanto sebagai Kepala Pusat Analisis dan Harmonisasi Kebijakan di Sekretariat Jenderal Kemenkeu
  3. Ferry Ardiyanto sebagai Direktur Strategi Kesejahteraan dan Pemerataan Ekonomi pada Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal (DJSEF) Kemenkeu
  4. Sugeng Apriyanto sebagai Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kalimantan Timur dan Utara
  5. Suska sebagai Direktur Pengembangan Perbankan, Pasar Keuangan dan Pembiayaan lainnya pada Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (DJSPSK) Kemenkeu

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 21 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 52 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia