Minggu, 21 Juni 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61% Jadi yang Tertinggi Dalam Lima Tahun Terakhir

Penulis : Arnoldus Kristianus
5 Mei 2026 | 16:15 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. (Foto: ANTARA/ Anadolu/py)
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. (Foto: ANTARA/ Anadolu/py)

JAKARTA, investor.id - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,61% pada triwulan I-2026. Angka ini menjadi yang tertinggi sejak triwulan II-2021. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun 2026 dapat mencapai 5,4%.

“Kalau kita bandingkan dengan pertumbuhan ekonomi triwulanan secara tahunan , ini adalah yang tertinggi sejak triwulan II-2021 yang sempat 7,08%,” ungkap Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers secara hibrida di Gedung BPS pada Selasa (5/5/2026).

Amalia mengatakan, pada triwulan II-2021 mencapai 7,08% sebab saat itu ada kondisi basis pembanding yang relatif rendah (low base effect). Pada triwulan II-2021 pertumbuhan ekonomi tercatat mengalami kontraksi hingga 5,32% karena sedang berada dalam kondisi  pandemi Covid-19.

ADVERTISEMENT

“Sekarang kalau kita perhatikan di triwulan I-2026 ini, 5,61% itu adalah tumbuhnya paling tinggi juga. Kalau kita lihat gambarnya, di triwulan 1, kalau dilihat 2021 sampai 2026 belum pernah yang melebihi 5,61%,” tutur Amalia.

Perekonomian Indonesia berdasarkan besaran Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp 6.187,2 triliun dan atas dasar harga konstan mencapai Rp 3.447,7 triliun pada triwulan I-2026. Pertumbuhan ini lebih tinggi dari triwulan I-2025 yang sebesar 4,87%. Lalu pertumbuhan ini juga lebih tinggi dari triwulan sebelumnya yang mencapai 5,39%.

Amalia mengatakan, dari seluruh lapangan usaha tumbuh positif kecuali pertambangan, pengadaan listrik dan gas. Lapangan usaha dengan kontribusi terbesar ke ekonomi adalah industri pengolahan (19,07%), perdagangan (13,28%), pertanian (12,67%), konstruksi (9,81%), dan pertambangan (8,69%).

“Total share lima lapangan usaha tersebut adalah 63,52% dari total PDB triwulan I-2026,” kata dia.

Sementara itu, lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi adalah penyediaan akomodasi makanan dan minuman yang tumbuh sebesar 13,14%. Lapangan usaha ini memberikan kontribusi sebesar  2,79% ke pertumbuhan ekonomi triwulan I-2026.

Pertumbuhan Lapangan Usaha

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 2 menit yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 30 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 6 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia