Schroder Jajaki Dua Perusahaan Asuransi
JAKARTA – PT Schroder Investment Management Indonesia tengah menjajaki dua perusahaan asuransi untuk menjadi agen penjual reksa dana. Hingga kini, perseroan telah bersinergi dengan delapan-sembilan perusahaan asuransi.
Senior Vice President (SVP) Intermediary Business Schroder Indonesia Adrian Maulana mengatakan, pemilihan mitra akan dilakukan secara selektif guna menjaga kualitas dan kredibilitas perseroan secara berkelanjutan. Proses penjajakan mitra sedang berlangsung pada dua perusahaan asuransi dan diharapkan terealisasi tahun depan.
“Penambahan mitra tidak sekedar mengejar pertumbuhan AUM, tetapi mitra yang dipilih juga harus mampu meningkat kualitas dan kredibilitas perseroan ke depan,” ujar Adrian kepada Investor Daily di Jakarta, Kamis (23/11).
Terkait pengaruh mitra perusahaan asuransi terhadap perseroan, Intitutional Sales Manager Schroder Indonesia Ricky Samsico mengungkapkan, berkontribusi sebesar 49% terhadap total dana kelolaan (asset under management/ AUM) perseroan sampai Oktober lalu.
Sementara pada periode sama, segmen ritel menyumbang porsi 20%, dan sisanya adalah kontribusi dari sub-advisory. Saat ini, dana kelolaan manajer investasi ini telah mencapai kisaran Rp 83,5 triliun. Sedangkan target total AUM hingga akhir tahun diharapkan mencapai level 85 triliun, dibandingkan akhir 2016 sekitar Rp 77 triliun.
Dia melanjutkan, penambahan mitra merupakan satu dari sejumlah strategi untuk menaikkan AUM perseroan. Mitra tidak hanya diambil dari perusahaan asuransi, perusahaan perbankan tetap terbuka untuk dijadikan sebagai mitra perseroan.
“Kami juga membuka jalur pemasaran digital. Kami baru-baru ini sudah mengandeng bareksa.com, yaitu perusahaan financial technology (Fintech). Cuma perseroan ingin meninjau dulu tren pembelian investor reksa dana di jalur digital, sehingga Schroder belum berniat memperbanyak rekanan Fintech dalam waktu dekat,” ujar dia. (dka)
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

