Jumat, 15 Mei 2026

Sarana Meditama (SAME) Tender Offer 17% Saham Kedoya (RSGK)

Penulis : Muawan Daelami
21 Des 2021 | 17:24 WIB
BAGIKAN
PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME), pemilik dan pengelola OMNI Hospitals Group, melalui anak perusahaan PT Kurnia Sejahtera Utama, melaksanakan Soft Opening OMNI Hospitals Pekayon, Senin (10/9).
PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME), pemilik dan pengelola OMNI Hospitals Group, melalui anak perusahaan PT Kurnia Sejahtera Utama, melaksanakan Soft Opening OMNI Hospitals Pekayon, Senin (10/9).

JAKARTA, Investor.id - PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) menggelar penawaran tender (tender offer) wajib sebanyak 158 juta saham publik PT Kedoya Adyaraya Tbk (RSGK). Perseroan membuka penawaran tender atas 17% saham publik dengan harga Rp 1.720 per saham.

Penawaran tender saham tersebut dilaksanakan setelah Sarana Meditama mengakusisi mayoritas saham Kedoya hingga terjadi perubahan pengendali. Kini, Sarana Meditama menjadi pemegang sebanyak 590 juta saham RSGK atau setara dengan 63,48% dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh Kedoya.

Masa penawaran tender wajib atau mandatory offer digelar mulai Selasa (21/12) sampai Rabu (19/1) tahun 2022. Diungkapkan manajemen Sarana Mediatama, penawaran terkait posisi SAME yang kini menjadi pengendali baru RSGK dengan kepemilikan saham mayoritas sebanyak 590 juta saham atau setara 63,48%, meningkat 71% dibandingkan kepemilikan sebelumnya yang hanya 171 juta saham atau setara 18,49% saham.

Emiten yang bergerak di sektor rumah sakita swasta itu menilai, dengan mangakuisi Kedoya akan membuat pelayanan kesehatan lebih terintegrasi dan memperluas pangsa pasar, serta menciptakan sinergi yang lebih kuat dan mampu bersaing dengan grup perusahaan rumah sakit lain dan mendukung pertumbuhan jangka panjang perseroan.

Di samping itu, mandatory offer tersebut juga dilakukan perseroan dengan maksud untuk memberikan kesempatan kepada para pemegang saham RSGK untuk menjual saham mereka sesuai dengan harga penawaran.

ADVERTISEMENT

"Apabila setelah pelaksanaan penawaran tender wajib menyebabkan kepemilikan saham perseroan lebih besar dari 80%, maka SAME wajib mengalihkan saham RSGK kepada publik sehingga saham publik paling sedikit 20%," kata Manajemen SAME dalam keterbukaan informasi, dikutip Selasa (21/12).

Sedangkan, jumlah saham yang dimiliki non-pengendali paling sedikit 50 juta saham atau setara 7,5% dengan jumlah pemegang saham paling sedikit 300 nasabah pemilik rekening. Ke depan, manajemen berencana mempertahankan dan mengembangkan lini usaha RSGK agar sejalan dengan strategi usaha perseroan secara umum. Tentunya, dengan mempertimbangkan kepentingan terbaik perseroan dan grup demi terciptanya sinergi antara perseroan dan RSGK.

Lebih jauh, pada saat penawaran berlangsung, Sarana Meditama tidak berencana mengajukan RSGK delisting dan tidak mengusulkan likuidasi, serta tidak berencana mengubah status RSGK dari perusahaan terbuka menjadi perusahaan tertutup kecuali setelah mandatory offer usai yang menyebabkan RSGK tidak lagi memenuhi persyaratan sebagai perusahaan terbuka.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 16 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 48 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 59 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia