Minggu, 21 Juni 2026

TEPCO Akuisisi 25% Saham Kencana Energi (KEEN)

Penulis : Jauhari Mahardhika
16 Feb 2022 | 14:16 WIB
BAGIKAN
Pembangkit Kencana Energi. (IST)
Pembangkit Kencana Energi. (IST)

JAKARTA, investor.id – Investor asal Jepang, TEPCO Renewable Power Inc resmi mengakuisisi 25% saham PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN). Nilai akuisisi 25% saham disepakati senilai Rp 394,12 miliar. Melalui kesepakatan akusisi, TEPCO yang merupakan investor strategis asal Negeri Sakura, Jepang ini resmi memilih KEEN sebagai afiliasi dalam pengembangan energi baru dan terbarukan di Indonesia.

Akuisisi saham Kencana Energi merupakan langkah strategis TEPCO dan terobosan besar bagi TEPCO. “Karena langkah ini menandai investasi pertama TEPCO Renewable Power di perusahaan energi baru terbarukan di luar negeri di luar Jepang yang mengelola beberapa perusahaan pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan," kata Presiden Direktur TEPCO Renewable Power Fubasami Seiichi dalam keterangan resmi.

Pasca akuisisi, komposisi pemegang saham Kencana Energi masing-masing TEPCO 25%, PT Paramata Indah Lestari (PIL) selaku pendiri 30,3%, serta pemegang saham lain (termasuk publik) sebesar 44,7%. Sebelum akusisi, porsi PIL 30,3% dan pemegang saham lain, termasuk publik, sebesar 69,7%.

Wapresdir KEEN, Wilson Maknawi mengatakan, kehadiran TEPCO menjadi jawaban atas upaya manajemen dalam 2-3 tahun terakhir dalam rangka mengembangkan bisnis Perseroan. “TEPCO RP dipilih menjadi investor strategis karena punya kesamaan visi dengan KEEN dalam mengembangkan energi hijau sekaligus memberi nilai tambah bagi pemegang saham Perseroan,” ujar Wilson Maknawi.

ADVERTISEMENT

Pada sisi lain, terobosan TEPCO juga didasari keyakinan bahwa KEEN menjadi mitra yang tepat untuk pengembangan potensi energi baru terbarukan di Indonesia. Di mata TEPCO, KEEN sudah terbukti sebagai perusahaan energi baru terbarukan yang fokus pada pembangkit listrik tenaga air. Hal ini dibuktikan dengan pengembangan tiga anak perusahaan pembangkit listrik tenaga air.

Melalui kehadiran investor strategis, akan memantapkan langkah KEEN yang dalam jangka pendek akan membangun pembangkit listrik tenaga air baru dengan total kapasitas 200 MW. “Sedangkan dalam jangka menengah-panjang, KEEN akan berencana mengembangkan proyek-proyek baru di bidang energi baru terbarukan dengan target kapasitas sekitar 500 MW,” lanjut Wilson.

TEPCO menjadi mitra sangat strategis bagi KEEN karena terbukti sangat berpengalaman di bisnis energi baru terbarukan. Salah satu unit bisnis TEPCO yang prestisus seperti Kannagawa Hydro Power Plant, terletak di Gunma Prefecture, Jepang. TEPCO juga berkomitmen selain menghadirkan pemahaman baru di bidang energi baru terbarukan, juga teknologi baru di bidang operasi maupun pemeliharaan.

“Sejauh ini kami telah berkembang selama bertahun-tahun melalui bisnis pembangkit listrik tenaga air kami di Jepang, kami akan berkontribusi pada pengoperasian pembangkit listrik tenaga air yang ada yang dioperasikan oleh anak perusahaan KEEN. TEPCO Renewable Power sedang mempertimbangkan untuk berpartisipasi dalam pengembangan, pembangunan, dan pengoperasian proyek energi baru dan terbarukan di Indonesia,” kata Presiden Direktur TEPCO Renewable Power Fubasami Seiichi.

Wilson Maknawi menambahkan, kehadiran TEPCO diharapkan juga berdampak strategis pada kinerja Perseroan. Tahun ini, KEEN menargetkan bisa membukukan pendapatan sebesar US$ 21,5 juta dan laba bersih sebesar US$ 8,1 juta.

“Target pendapatan dan laba tahun 2022 termasuk estimasi konservatif karena belum memperhitungkan pendapatan lainnya yang akan dicapai selama tahun 2022. Pendapatan dimaksud seperti tambahan dari proyek PLTM 10 MW, akuisisi proyek biomassa 5 MW, dan proyek solar PV 1,3 MW,” timpal Direktur Keuangan KEEN, Giat Widjaja.

Sementara itu, selama 2021 Perseroan diprediksi bisa meraih pendapatan hingga US$ 37,5 juta dan laba tahun berjalan sebesar US$ 5,1 juta. Sampai dengan kuartal III-2021, pendapatan KEEN tercatat US$ 26,6 juta dan laba bersih US$ 3,1 juta.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 3 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 34 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia