Jumat, 15 Mei 2026

Nusantara Infrastructure (META) Siapkan Capex Rp 1,5 Triliun

Penulis : Thresa Sandra Desfika
18 Mei 2022 | 16:18 WIB
BAGIKAN
Jalan tol Grup Nusantara Infrastructure. Foto: Perseroan.
Jalan tol Grup Nusantara Infrastructure. Foto: Perseroan.

JAKARTA, investor.id – PT Nusantara Infrastucture Tbk (META) mengganggarkan capital expenditure (capex) sekitar Rp 1,5 triliun pada tahun 2022.

Direktur META Danni Hasan menjelaskan, anggaran capex tersebut sudah disetujui oleh dewan komisaris dan direksi, serta sebagian besar dialokasikan untuk pembangunan jalan tol.

“Capex ini ada dua, ada capex yang sudah disetujui dan capex yang insidentil pada waktunya nanti akan terjadi. Kalau capex yang sudah disetujui tahun ini Rp 1,5 triliun dan sebagian besar masuk ke jalan tol. Bukan berarti kita gak mengembangkan air dan energi tapi memang air dan energi prosesnya lebih panjang studinya,” ungkap Danni dalam paparan publik META secara daring, Rabu (18/5/2022).

ADVERTISEMENT

Dia menambahkan, perseroan tengah fokus pada tiga proyek pembangunan jalan tol, yakni Tol Akses Makassar New Port (MNP), mitigasi banjir Tol BSD, dan pembangunan Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) Elevated.

“Untuk yang pertama Makassar New Port, perusahaan melalui anak perusahaan telah melakukan ground breaking yaitu tanggal 7 Februari 2022. Sampai dengan saat ini progresnya baru sekitar 1% karena perusahaan sedang finalisasi desain. Konstruksinya paling cepat 14 bulan. Kita perkirakan 14-18 bulan mulai 2 Maret 2022,” papar Danni.

Sementara itu, lanjut dia, progres pengerjaan flood mitigation di Tol BSD sudah mencapai 4%. “Sama dengan yang pertama design finalization sedang dijalankan. Sama juga kita star di Maret, 14-18 bulan konstruksinya,” imbuh Danni.

Sedangkan, proyek ketiga adalah JORR Elevated berupa green field project di mana sudah pada tahap akhir pelelangan.

“Sejak investment tender di bulan September yang lalu kemudian kita sudah submit bid di 21 Maret 2022,” ungkap Danni.

Menurut dia, dari seluruh proyek total yang sedang digarap perseroan, membutuhkan dana sekitar Rp 1,1 triliun dan dibiayai 70% melalui perbankan serta 30% dari ekuitas dan instrumen lainnya.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 9 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 41 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 52 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 56 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia