Jumat, 15 Mei 2026

IHSG Melambung, Pemodal Asing CetakNet Buy

Penulis : Parluhutan Situmorang
24 Mei 2022 | 15:21 WIB
BAGIKAN
Investor melihat pergerakan saham melalui layar smartphone. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)
Investor melihat pergerakan saham melalui layar smartphone. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

JAKARTA, Investor.id - Pemodal asing mencetak pembelian bersih (net buy) saham senillai Rp 19,58 miliar di pasar reguler, seiring dengan lonjakan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (24/5), 73,37 poin (1,07%) menjadi 6.914,14. IHSG bergerak dalam rentang 6.822,14-6.941,67 dengan nilai transaksi Rp 16,11 triliun.

Net buy melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Rp 206,16 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 167,31 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 74,27 miliar, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 48,14 miliar, dan PT Harum Energy Tbk (HRUM) Rp 27,28 miliar.

Sedangkan lima saham dengan penjualan bersih (net sell) terbanyak melanda saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 165,36 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 89,73 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 89,63 miliar, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Rp 64,34 milair, dan PT Adaro Energy Tbk (ADRO) Rp 33,62 milliar.

ADVERTISEMENT

Pengutan indeks didukung kenaikan hampir seluruh sektor saham, kecuali saham teknologi dengan penurunan 1,15% dan sektor consumer non cyclicals 0,03%. Sektor pencetak kenaikan adalah sham sektor transportasi dan logistik 6,42%, sektor energi 2,23%, sektor material dasar 1,87%, sektor industri 1,35%, serta sektor keuangan 0,62%.

Berikut beberapa saham dengan kenaikan tertinggi sepanjang hari ini, tiga saham naik hingga auto reject atas (ARB) terdiri atas PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) naik hingga auto reject atas (ARB) Rp 45 (34,35%) menjadi Rp 176, PT Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (AKSI) naik Rp 56 (25%) menjadi Rp 280, dan PT RMK Energy Tbk (RMKE) menguat Rp 130 (24,30%) menjadi Rp 665.

Penguatan juga melanda saham PT Akasha Wira International Tbk (ADES) naik Rp 1.120 (23,19%) menjadi Rp 5.950 dan PT Temas Tbk (TMAS) naik Rp 430 (18,73%) menjadi Rp 2.720.

Sedangkan lima saham yang mencatatkan penurunan terdalam adalah saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Pollux Properties Indonesia Tbk (POLL), PT Sumber Global Energy Tbk (SGER), PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk (SAMF), PT Esta Multi Usaha TbK (ESTA), dan PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE).

Sedangkan saham dengan volume transaksi dan nilai perdagangan terbanyak dicatatkan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Sedangkan top frequency dicatatkan saham WINR.


 

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 19 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 51 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 1 jam yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia