Bidik 10 Global Islamic Bank, Begini Strategi BSI (BRIS)
JAKARTA, Investor.id – Langkah PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI menjadi Top 10 Global Islamic Bank kian mendekat. Hal ini ditunjukkan konsistensi transformasi seluruh komponen, sehingga bisa menorehkan pertumbuhan kinerja dan memberikan nilai tambah yang baik bagi negara hingga pemegang saham umat.
Peluang perseroan menjadi Top 10 Global Islamic Bank juga ditunjukkan atas keberhasilan dalam membagikan dividen tunai tahun 2021 sebesar 25% dari laba bersih perseroan atau sekitar Rp 757 miliar.
Tak hanya itu, pemegang saham pun memberikan persetujuan terhadap perubahan anggaran dasar perseroan, seiring dengan kepemilikan saham seri A Dwiwarna milik Negara Republik Indonesia.
Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan, langkah tersebut semakin memperkuat BSI dalam meningkatkan peran dalam memajukan ekonomi nasional, serta menjadi motor bagi kemajuan industri keuangan syariah Indonesia.
“BSI kini semakin siap menjadi energi baru Untuk Indonesia. Sehingga, ke depan perbankan syariah diharapkan mampu menjadi prioritas & kompetitif, bukan hanya sebagai alternatif layanan perbankan yang dipilih masyarakat,” kata Hery.
Sebelumnya, RUPST perseroan tahun buku 2021 menyetujui perubahan pengurus perseroan, dimana susunan komisaris perseroan menjadi Adiwarman Azwar Karim (Komisaris Utama/Independen), Muhammad Zainul Majdi (Wakil Komisaris Utama/Independen), Komaruddin Hidayat (Komisaris Independen), M. Arief Rosyid Hasan (Komisaris Independen), Mohamad Nasir (Komisaris Independen), Masduki Baidlowi (Komisaris), Imam Budi Sarjito (Komisaris), Sutanto (Komisaris), Suyanto (Komisaris) dan Nizar Ali (Komisaris).
Adapun susunan direksi perseroan menjadi Hery Gunardi (Direktur Utama), Bob Tyasika Ananta (Wakil Direktur Utama), Zaidan Novari (Direktur Wholesale Transaction Banking), Ngatari (Direktur Retail Banking), Anton Sukarna (Direktur Sales & Distribution), Achmad Syafii (Direktur Information Technology), Tiwul Widyastuti (Direktur Risk Management), Tribuana Tunggadewi (Direktur Compliance & Human Capital), Ade Cahyo Nugroho (Direktur Finance & Strategy) dan Moh. Adib (Direktur Treasury & International Banking).
Sementara Susunan Dewan Pengawas Syariah tidak terjadi perubahan yaitu Dr. KH. Hasanudin, M.Ag (Ketua), Prof. DR. KH. Didin Hafidhuddin, MS (Anggota), Dr. H. Mohamad Hidayat, MBA, MH (Anggota) dan Dr. H. Oni Sahroni, M.A (Anggota).
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






