Minggu, 21 Juni 2026

Inilah Pembangkit Kinerja Kencana Energi (KEEN), Target Harga Sahamnya Signifikan

Penulis : Ghafur Fadillah
31 Mei 2022 | 14:27 WIB
BAGIKAN
Turbin PLTA Pakkat 18 MW milik PT Kencana Energi Lestari Tbk.
Turbin PLTA Pakkat 18 MW milik PT Kencana Energi Lestari Tbk.

JAKARTA, investor.id – PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN) membukukan pendapatan US$ 36,5 juta dan laba bersih US$ 6,67 juta pada 2021 berkat beroperasinya sejumlah pembangkit listrik perseroan. Seiring prospek energi baru terbarukan (EBT), kinerja perseroan diprediksi lebih baik tahun ini.

Dalam risetnya, RHB Sekuritas menyebutkan bahwa Kencana Energi memiliki prospek cerah karena bisnis energi terbarukan berbasis lingkungan marak saat ini. Selain itu, masuknya investor asing diharapkan mendorong kinerja yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

Menilik kinerja Kencana Energi selama 2021 dengan pendapatan sebesar US$ 36,5 juta atau melesat hingga 44% dari tahun sebelumnya, perseroan mampu meraup keuntungan bersih sebesar US$ 6,67 juta.

ADVERTISEMENT

Kinerja gemilang itu diraih berkat seluruh kegiatan dari pembangkit listrik KEEN, yakni pembangkit listrik Pakkat berkapasitas 18 megawatt (MW) yang dimiliki oleh perseroan sebanyak 75%, dan pembangkit Air Putih berkapasitas 21 MW dengan kepemilikan 98,4%. Kedua pembangkit ini berjalan stabil, sehingga memiliki peran penting dalam pertumbuhan pendapatan perseroan.

“Ke depan, perseroan juga akan membukukan pendapatan dari pembangkit listrik Madong dengan kapasitas 16,5 MW, yang saat ini sudah melewati tahap penyelesaian konstruksi,” jelas RHB Sekuritas dalam risetnya.

RHB Sekuritas menambahkan, keuangan KEEN akan lebih kuat lantaran aksi dari perusahaan listrik asal Jepang, yakni Tokyo Electric Power atau TEPCO, yang membeli saham KEEN. Masuknya investor strategis ini juga menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan.

Hal ini mengingat keberadaan TEPCO yang akan mendukung rencana besar KEEN untuk merealisasikan perluasan kapasitas pembangkit listrik dengan total kapasitas sebesar 250 MW pada 2025. Rencana ini membutuhkan dana yang besar, yaitu hingga US$ 500 juta.

Di sisi lain, saham KEEN saat ini cukup atraktif untuk dikoleksi dengan PB/V sebesar 0,7 kali dibandingkan dengan utilitas regional sebanyak 2 kali. “Kami percaya secara jangka panjang, KEEN menjanjikan prospek bisnis yang cerah, mengingat komitmen perseroan dalam bisnis energi terbarukan,” sebut RHB Sekuritas.

Selain itu, KEEN juga mencatatkan kemajuan yang pesat dalam bisnis fotovoltaik surya atau PV dan biomassa dengan kapasitas yang direncanakan pada 5 MW dan 1,3 MW. Rencana dari perseroan juga sejalan dengan niatan pemerintah untuk mengurangi emisi sebanyak 23% dari porsi terbarukan pada 2025.

Sejauh ini, utilisasi EBT baru mencapai 11%. “Ini juga menjadi faktor dalam banyaknya pembangkit listrik tenaga air potensi nasional sebesar 3,8 GW, dengan Sumatra dan Sulawesi menyumbang 43% dari jumlah itu,” jelas RHB.

Dengan demikian, RHB Sekuritas merekomendasikan beli saham KEEN dengan target harga Rp 780. Dibandingkan harga penutupan KEEN pada 30 Mei 2022 yang sebesar Rp 426, maka potensi gain saham KEEN mencapai 83%.

Meski begitu, proyeksi tersebut bukan tanpa risiko. Dalam perjalanan mewujudkan rencana besarnya, perseroan masih harus dihadapkan dengan risiko dari kenaikan suku bunga.

”Ukuran pasar yang relatif kecil saat ini yang akan memicu pada volatilitas harga saham KEEN. Di sisi lain, rencana dari KEEN memerlukan dukungan dana yang lebih besar,” tulis RHB Sekuritas.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 3 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 34 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia