Jaya Konstruksi (JKON) Anggarkan Capex Rp 130 M
JAKARTA, investor.id - PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk (JKON) anggarakan capex operasional sebesar Rp 130 miliar. Capex dialokasikan untuk pembangunan Terminal Aspal Curah (TAC) oleh JayaTrade sebesar Rp 100 miliar untuk pengembangan TAC,sedangkan sisanya untuk bidang kontruksi.
Direktur Independen Jaya Konstruksi Manggala Pratama (JKON) Hardjanto Agus Priambodo target kontrak pada tahun 2022 sebesar Rp 5 triliun atau naik 15% dari tahun sebelumnya sebesar Rp 4,4 triliun. “Dari total target kontrak pada tahun 2022 sebesar Rp 5 triliun sehingga total over book sebesar Rp 10 triliun kami baru mendapatkan Rp 1,4 triliun,” ungkap Hardjanto pada paparan publik, Rabu(22/06/2022).
Baca Juga:
Menang Tender Sirkuit Formula E Dipertanyakan, Jaya Konstruksi (JKON) Jawab Transaksi BiasaDisisi lain, rencana pengembangan JKON dibidang perdagangan atau JTrade pada tahun 2022 akan memperluas pengembangan Terminal Aspal Curah(TAC) di Maluku sehingga total TAC yang dimiliki oleh JKON berjumlah 17 yang menyebar di seluruh Indonesia. Selain itu, proyek JKON dibidang kontruksi pada tahun 2022 berfokus pada proyek pemerintah .”Kami berharap dengan bangkitnya kembali ekonomi di Indonesia maka akan bergeraknya kembali proyek yang telah mengalami hambatan pada saat pandemi,” tuturnya.
Namun, lanjut dia, target paling besar adalah proyek kontruksi dan trading sekitar Rp 2 triliun,sehingga sisa target di tahun 2022 disumbang dari JKon sebagai kontraktor dan JTrade sebagai perdagangan. Secara rinci proyek yang sedang di garap oleh JKON antara lain pengolahan sampah sebesar Rp 300 miliar, pembangunan Universitas Negeri Jakarta dengan nilai Rp 100 miliar, pembangunan jalan di Oesapa Kupang NTT sebesar Rp 100 miliar.
“Selain itu kami juga akan mengejar kombinasi proyek gedung multi years dan single years ,”tuturnya.
Sebelumnya berdasarkan laporan keuangan Kuartal I-2022 JKON di keterbukaan infomasi berhasil mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar Rp 746,3 miliar atau naik 32,3% dibandingkan raihan pada periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp 564,9 miliar. “Kenaikan pendapatan paling besar dikontribusi dari sektor konstruksi Rp 301,9 miliar, sektor aspal Rp 168,5 miliar dan sektor gas sebesar Rp 141,3 miliar,” papar Hardjanto.
Kenaikan pendapatan tersebut diiringi dengan kenaikan beban pokok pendapatan sebesar Rp 667,3 miliar dari sebelumnya Rp 516,6 miliar. Dengan demikian laba bruto perseroan tercatat sebesar Rp 78,9 miliar pada kuartal I-2022. Lebih lanjut, JKON juga membukukan laba usaha sebesar Rp 8,3 miliar. Dari segi liabilitas, emiten kontraktor ini membukukan total mencapai Rp 1,3 triliun, sementara total ekuitas perseroan Rp 2,6 triliun hingga Maret 2022,sehingga total aset perseroan tercatat mencapai Rp 4,01 triliun .(C01)
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

