Jumat, 15 Mei 2026

Laba Bersih Indika (INDY) Terbang to The Moon

Penulis : Thresa Sandra Desfika
5 Aug 2022 | 13:49 WIB
BAGIKAN
Indika Energy. Foto: DEFRIZAL
Indika Energy. Foto: DEFRIZAL

JAKARTA, investor.id – PT Indika Energy Tbk (INDY) membukukan pendapatan US$ 1,94 miliar sepanjang semester I-2022, melesat 67,24% dari periode yang sama tahun lalu yang sebesar US$ 1,16 miliar.

Adapun untuk laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk hingga 30 Juni 2022 sebesar US$ 200,65 juta, melesat 1.572% dari realisasi periode yang sama tahun 2021 yang senilai US$ 12 juta.

Dalam laporan keuangannya, Indika Energy mencatatkan juga beban pokok kontrak dan penjualan per 30 Juni 2022 sebesar US$ 1,27 miliar, lebih besar dari 30 Juni 2021 yang sebanyak US$ 905,74 juta.

ADVERTISEMENT

Laba kotor emiten berkode saham INDY tersebut pada semester I-2022 mencapai US$ 668,87 juta, melonjak dari periode yang sama tahun lalu yang berjumlah US$ 258,91 juta.

Selain itu, INDY membukukan bagian laba bersih entitas asosiasi US$ 10,39 juta pada semester I-2022; beban penjualan umum dan administrasi US$ 92,63 juta; pendapatan investasi US$ 3,24 juta; beban keuangan US$ 53,15 juta; beban pajak final US$ 3,93 juta; amortisasi aset tidak berwujud US$ 68,03 juta; perubahan nilai wajar utang kontinjensi US$ 5,6 juta; lain-lain (bersih) 5,47 juta.

Alhasil, Indika membukukan laba sebelum pajak sebanyak US$ 453,68 juta pada semester I-2022, melonjak dari semester I-2021 dengan capaian US$ 87,85 juta.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 24 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 56 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 1 jam yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia