Sabtu, 4 April 2026

Mahendra: Pasar Modal Jadi Refleksi Daya Tahan Ekonomi Indonesia

Penulis : Thresa Sandra Desfika
10 Aug 2022 | 09:47 WIB
BAGIKAN
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Mahendra Siregar. (Ist)
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Mahendra Siregar. (Ist)

JAKARTA, investor.id – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar menyatakan bahwa pasar modal menjadi refleksi kekuatan Indonesia di tengah kondisi perekonomian global.

Dia menjelaskan, Indonesia telah relatif berhasil mengatasi pandemi dalam dua tahun belakangan ini, bahkan lebih baik dari banyak negara yang memproduksi vaksin Covid-19. Hal itu lantaran bangsa ini bersatu dalam menghadapi krisis kesehatan terhebat dalam 100 tahun terakhir.

“Tentu utama adalah Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan perlindungannya. Namun kerja keras dan langkah sinergis kita bersama sebagai satu bangsa yang utuh dalam menghadapi krisis kesehatan yang hebat dalam 100 tahun terakhir dunia yang berhasil menyelamatkan kita,” kata Mahendra dalam acara puncak hari ulang tahun (HUT) ke-45 pasar modal Indonesia, Rabu (10/8/2022).

Dia melanjutkan, memasuki tahun 2022, semula semua berharap seluruh perekonomian global akan lepas landas dan kembali menguat pascapandemi. Namun, ternyata tidak demikian.

“Sekarang pembicaraannya mengenai stagflasi, stagnasi dan inflasi dijadikan satu. Saya rasa pembicaraannya bukan lagi berkisar apakah akan ada stagflasi, tetapi lebih kepada seberapa dalam dan seberapa lama stagflasi akan kita lalui nanti,” terang Mahendra.

Selain itu, papar dia, ada persoalan geopolitik yang tidak pasti yang kemungkinan tak akan tuntas dalam satu tahun ke depan.

“Persoalan kedua adalah geopolitik yang tidak pasti. Pasti tidak akan selesai dalma satu tahun ke depan. Itu realita global yang kita hadapi,” sebut dia.

“Tapi lagi-lagi, apabila kita berkaca pada apa yang kita capai dalam kinerja perekonomian, tidak ada kata gentar dan tak harus khawatir,” sambung Mahendra.

Menurut dia, jika Bangsa Indonesia memperlihatkan wajah aslinya, seperti saat bersatu melawan pandemi, maka semua akan bisa dilalui dengan baik.

“Jika kita memperlihatkan the face of Indonesia, yaitu saat kita bersatu melawan pandemi, we have done that, melawan bagian awal dari krisis berikutnya yang harus kita masuki dan mungkin berat bagi dunia kita juga berhasil karena kita bersatu sehingga tidak ada alasan bagi kita untuk tidak bisa melewati ini dengan bersatu,” papar Mahendra.

Dia mengatakan, kondisi global akan terus memburuk semakin penuh tantangan dan semakin penuh kesulitan. Tetapi dengan apa yang kita miliki, apa yang sudah kita buktikan, Indonesia sanggup menghadapinya.

“Dan dalam hal itu, bursa, pasar modal Indonesia adalah barometer sekaligus temperature check dan juga refleksi dari daya tahan dan kekuatan Indonesia secara menyeluruh,” papar Mahendra.

“Itu makna kenapa ulang tahun 45 tahun (pasar modal Indonesia) ini seminggu sebelum peringatan proklamasi kemerdekan RI pada 17 Agustus. Bukan kebetulan,” ungkap Mahendra.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 2 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 2 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
National 3 jam yang lalu

Gelar Munas, Hipmi Perkuat Peran Pengusaha Muda Hadapi Tekanan Global

Hipmi gelar Munas 2026 untuk memperkuat kontribusi pengusaha muda dalam perekonomian nasional di tengah tantangan ekonomi global.
International 3 jam yang lalu

Israel Gempur Beirut: Markas Hizbullah dan Jembatan Sungai Litani Hancur

Israel gempur Beirut dan hancurkan jembatan strategis di Sungai Litani. 1.300 orang tewas dalam sebulan, pasukan UNIFIL kembali jadi korban.
International 3 jam yang lalu

Gedung Big Tech AS Oracle Rusak Akibat Rudal Iran

Gedung Big Tech AS Oracle Dubai rusak akibat serpihan rudal Iran. 4 warga Bahrain terluka saat serangan udara kian meluas di kawasan Teluk.
International 4 jam yang lalu

Astronot Artemis II Bingkai Keindahan Bumi yang Menakjubkan

Astronot Artemis II bagikan foto Bumi yang menakjubkan dari angkasa. Perjalanan manusia pertama menuju Bulan setelah lebih dari 50 tahun.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia