Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Mahendra Siregar. (Ist)

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Mahendra Siregar. (Ist)

Mahendra: Pasar Modal Jadi Refleksi Daya Tahan Ekonomi Indonesia

Rabu, 10 Agustus 2022 | 09:47 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar menyatakan bahwa pasar modal menjadi refleksi kekuatan Indonesia di tengah kondisi perekonomian global.

Dia menjelaskan, Indonesia telah relatif berhasil mengatasi pandemi dalam dua tahun belakangan ini, bahkan lebih baik dari banyak negara yang memproduksi vaksin Covid-19. Hal itu lantaran bangsa ini bersatu dalam menghadapi krisis kesehatan terhebat dalam 100 tahun terakhir.

Baca juga: HUT ke-45, BEI Ajak Investor Lebih Aktif Bertransaksi di Pasar Modal

“Tentu utama adalah Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan perlindungannya. Namun kerja keras dan langkah sinergis kita bersama sebagai satu bangsa yang utuh dalam menghadapi krisis kesehatan yang hebat dalam 100 tahun terakhir dunia yang berhasil menyelamatkan kita,” kata Mahendra dalam acara puncak hari ulang tahun (HUT) ke-45 pasar modal Indonesia, Rabu (10/8/2022).

Dia melanjutkan, memasuki tahun 2022, semula semua berharap seluruh perekonomian global akan lepas landas dan kembali menguat pascapandemi. Namun, ternyata tidak demikian.

“Sekarang pembicaraannya mengenai stagflasi, stagnasi dan inflasi dijadikan satu. Saya rasa pembicaraannya bukan lagi berkisar apakah akan ada stagflasi, tetapi lebih kepada seberapa dalam dan seberapa lama stagflasi akan kita lalui nanti,” terang Mahendra.

Selain itu, papar dia, ada persoalan geopolitik yang tidak pasti yang kemungkinan tak akan tuntas dalam satu tahun ke depan.

“Persoalan kedua adalah geopolitik yang tidak pasti. Pasti tidak akan selesai dalma satu tahun ke depan. Itu realita global yang kita hadapi,” sebut dia.

“Tapi lagi-lagi, apabila kita berkaca pada apa yang kita capai dalam kinerja perekonomian, tidak ada kata gentar dan tak harus khawatir,” sambung Mahendra.

Menurut dia, jika Bangsa Indonesia memperlihatkan wajah aslinya, seperti saat bersatu melawan pandemi, maka semua akan bisa dilalui dengan baik.

“Jika kita memperlihatkan the face of Indonesia, yaitu saat kita bersatu melawan pandemi, we have done that, melawan bagian awal dari krisis berikutnya yang harus kita masuki dan mungkin berat bagi dunia kita juga berhasil karena kita bersatu sehingga tidak ada alasan bagi kita untuk tidak bisa melewati ini dengan bersatu,” papar Mahendra.

Baca juga: Update Perang di Ukraina: Rusia Akan Hubungkan Pembangkit Nuklir ke Krimea

Dia mengatakan, kondisi global akan terus memburuk semakin penuh tantangan dan semakin penuh kesulitan. Tetapi dengan apa yang kita miliki, apa yang sudah kita buktikan, Indonesia sanggup menghadapinya.

“Dan dalam hal itu, bursa, pasar modal Indonesia adalah barometer sekaligus temperature check dan juga refleksi dari daya tahan dan kekuatan Indonesia secara menyeluruh,” papar Mahendra.

“Itu makna kenapa ulang tahun 45 tahun (pasar modal Indonesia) ini seminggu sebelum peringatan proklamasi kemerdekan RI pada 17 Agustus. Bukan kebetulan,” ungkap Mahendra.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com