Sabtu, 4 April 2026

Perusahaan Batu Bara Black Diamond (COAL) Mau IPO, Harga Terjangkau!

Penulis : Ghafur Fadillah
14 Aug 2022 | 20:25 WIB
BAGIKAN
Aktivitas pertambangan batu bara PT Black Diamond Resources Tbk (COAL). (Foto: Perseroan)
Aktivitas pertambangan batu bara PT Black Diamond Resources Tbk (COAL). (Foto: Perseroan)

JAKARTA, investor.id – Perusahaan tambang batu bara, PT Black Diamond Resources Tbk (COAL) mengincar dana Rp 227,5 miliar dari penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham. Black Diamond siap melepas sebanyak 1,75 miliar saham baru atau setara 25,93%, dengan harga penawaran Rp 100-130 per saham.

Manajemen Black Diamond dalam prospektusnya, yang dikutip pada Minggu (14/8/2022) mengungkapkan bahwa perseroan telah menunjuk PT Surya Fajar Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek dalam aksi korporasi tersebut. Masa penawaran awal akan dilakukan pada 12-22 Agustus 2022, disusul perkiraan tanggal efektif pada 29 Agustus 2022, masa penawaran umum pada 31 Agustus–5 September 2022, dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 7 September mendatang.

Sesuai rencana, sebanyak Rp 40 miliar dana yang dihimpun dari IPO akan disalurkan kepada entitas anak, yakni PT Dayak Membangun Pratama (DMP) untuk digunakan sebagai belanja modal. Rinciannya, sebesar Rp 30,88 miliar akan disalurkan kepada DMP untuk membayar utang kepada kontraktor PT Heral Eranio Jaya dan CV Putra Jaya atas pekerjaan pembangunan infrastruktur jalan. Serta sekitar Rp 9,11 miliar untuk pembangunan mess karyawan dan workshop DMP.

Sisa dana IPO COAL akan disalurkan kepada Dayak Membangun Pratama untuk modal kerja, antara lain untuk membayar vendors dan pemasok DMP, membayar biaya para kontraktor tambang, pembelian bahan bakar, perbaikan dan peningkatan kualitas jalan tambang, dan digunakan untuk pembelian peralatan kantor, gaji karyawan, dan lainnya.

Black Diamond Resources adalah perusahaan induk atas perusahaan pemegang IUP produksi batu bara, yang melakukan aktivitas penambangan di area Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Saat ini, perseroan memiliki satu entitas anak yang dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan perusahaan, yakni PT Dayak Membangun Pratama. Perseroan memiliki penyertaan secara langsung pada entitas anak tersebut.

Sebanyak 52,5% saham Black Diamond Resources dimiliki oleh Sujaka Lays, yang juga merupakan Presiden Direktur PT Indo Komoditi Korpora Tbk (INCF). Selanjutnya, sebanyak 30% saham COAL dimiliki oleh PT Esa Gemilang, 7,5% milik Arie Rinaldi, 5% milik PT Alam Tulus Abadi, dan 5% milik Herry Sen.

Sepanjang Januari-April 2022, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp 95,53 miliar, naik 127,02% dibanding periode sama tahun lalu Rp 42,09 miliar. Dengan laba tahun berjalan setelah dampak performa yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 41,18 miliar, melesat 102,47% dibanding tahun lalu Rp 20,34 miliar.

Jumlah aset perseroan hingga akhir April 2022 mencapai Rp 368,11 miliar, meningkat dibanding 31 Desember 2021 yang sebesar Rp 197,59 miliar. Sementara jumlah ekuitas pada 30 April 2022 sebesar Rp 118,54 miliar, tumbuh dari akhir tahun lalu Rp 79,31 miliar.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 22 menit yang lalu

Strategi Trisula (TRIS) Genjot Kinerja 2026

PT Trisula International Tbk (TRIS) menyiapkan strategi untuk memacu kinerja perusahaan pada tahun 2026.
Business 22 menit yang lalu

Perkuat Kapasitas Serapan, Bulog akan Bangun 100 Gudang Penyimpanan Baru

Perum Bulog akan menambah 100 gudang penyimpanan untuk memperkuat infrastruktur pascapanen dan meningkatkan kapasitas serapan petani.
National 44 menit yang lalu

Presiden Prabowo akan Sambut Kedatangan 3 Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon

Presiden Prabowo dijadwalkan menyambut kedatangan tiga jenazah prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon.
International 46 menit yang lalu

Enam Minggu Perang, Ribuan Nyawa Melayang dan 3 TNI Gugur

Update korban perang Timur Tengah: 3.500 tewas di Iran, 13 tentara AS gugur, dan 3 prajurit TNI Indonesia tewas saat tugas PBB di Lebanon.
Business 58 menit yang lalu

Perum Bulog Catat Stok Beras  4,4 Juta Ton, Lampaui Target 2026

Perum Bulog mencatat stok beras nasional 4,4 juta ton melebihi target serapan sebesar 4 juta ton. Swasembada pangan optimistis tercapai.
International 1 jam yang lalu

Trump Usulkan ’Golden Dome’ dan Anggaran Perang Rp 25,5 Kuadriliun

Presiden Trump usulkan anggaran militer AS 2027 US$ 1,5 triliun. Fokus pada sistem pertahanan Golden Dome dan pangkas dana domestik.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia