Dipicu Lonjakan Laba, ARA Saham Atlas Resources (ARII) Berlanjut
JAKARTA, Investor.id – Penguatan harga PT Atlas Resources Tbk (ARII) hingga auto reject atas (ARA) berlanjut hingga hari ini. Lonjakan harga saham perseroan dipicu atas raihan laba bersih perseroan sampai semester I-2022.
Berdasarkan data perdagangan saham sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI), saham ARII dibuka langsung ARB dengan penguatan Rp 66 (24,44%) menjadi Rp 336. Lonjakan ini merupakan hari kedua setelah kemarin juga mengalami ARA dengan kenaikan Rp 54 (25%) menjadi Rp 270 per saham.
Laporan kinerja keuangan perseroan mencatatkan, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai US$ 14,72 juta hingga Juni 2022, dibandingkan periode sama tahun lalu dengana rugi periode berjalan US$ 1,67 juta.
Perseroan melalui laporan keuangan yang dipublikasikan menyebutkan, peningkatan laba sejalan dengan pertumbuhan pendapatan dari US$ 33,77 juta menjadi US$ 92,17 juta. Begitu juga dengan laba kotor melesat dari US$ 3,36 juta menjadi US$ 27,92 juta.
Pada awal tahun ini, Atlas Resources menyampaikan telah memperoleh kontrak baru untuk memasuk batu bara ke PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN sebanyak 180.000 ton selama satu tahun.
Kontrak baru tersebut diraih oleh anak usaha ARII, PT Alhasanie dari PT PLN Batubara Niaga. “Salah satu entitas anak, PT Alhasanie baru saja menantangani kontrak pasokan dengan PLN Batubara,” paparnya dalam keterbukaan informasi yang disampaikan melalui Bursa Efek Indonesia, Jumat (7/1/2022).
Dalam kesempatan tersebut Manajemen Atlas Resources sekaligus memastikan bahwa kebijakan larangan ekspor batu bara oleh pemerintah tidak berdampak material terhadap kinerja keuangan, kegiatan operasional, permasalahan hukum maupun melangsungan usaha Perseroan maupun entitas anak Perseroan.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

