Market Cap Tembus Rp 1.047 Triliun, Saham BBCA Kembali Tembus Level Tertinggi Baru
JAKARTA, Investor.id - Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) lagi-lagi mencetak penguatan harga hingga mencapai level tertinggi baru sepanjang masa pada penutupan perdagangan saham sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (13/9/2022).
Berdasarkan data penutupan BEI sesi I, saham BBCA ditutup menjadi kapitalisasi pasar (market cap) senilai Rp 1.047 triliun atau mantap berada di atas level Rp 1.000 triliun. Kenaikan tersebut didukung penguatan saham BBCA Rp 125 (1,49%) menjadi Rp 8.500.
Sepanjang bulan September berjalan, saham BBCA telah menguat 3,63% dari Rp 8.200 menjadi Rp 8.500. Sedangkan terhitung sejak akhir tahun lalu, saham BBCA telah menguat 16,43% dari Rp 7.300 menjadi Rp 8.500.
Hingga semester I-2022, BCA berhasil membukukan laba bersih laba bersih sebesar Rp 18,0 triliun atau tumbuh 24,9% secara tahunan (year-on-year/yoy). Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, pertumbuhan tersebut didorong pada pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) dengan kenaikan 5,3% menjadi Rp 29,8 triliun.
Dia menambahkan, pendapatan selain bunga tumbuh 8,9% menjadi Rp 11,1 triliun, ditopang kenaikan pendapatan fee dan komisi sebesar 15,0%. Secara total, pendapatan operasional tercatat sebesar Rp 40,9 triliun atau naik 6,3% yoy.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






