Sabtu, 4 April 2026

Tak Mau Ketinggalan dengan IHSG, Saham BBCA dan BMRI juga Cetak Rekor Baru

Penulis : Parluhutan Situmorang
13 Sep 2022 | 15:26 WIB
BAGIKAN
Pergerakan saham terlihat di layar monitor di salah satu galeri sekuritas di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal
Pergerakan saham terlihat di layar monitor di salah satu galeri sekuritas di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

JAKARTA, Investor.id - Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berhasil menutup transaksi hari ini, Selasa (13/9/2022), dengan rekor tertinggi baru. Pencapaian tersebut sejalan dengan rekor indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang masa di level 7.318,02.

Berdasarkan data BEI, saham BBCA ditutup naik Rp 150 (1,79%) ke level tertinggi baru sepanjang masa Rp 8.525 hari ini. Dengan lonjakan harga tersebut, kapitalisasi pasar saham (market cap) BBCA melambung menjadi Rp 1.050 triliun atau bertahan di peringkat pertama.

Begitu juga dengan saham BMRI melesat Rp 275 (3%) menuju level tertinggi baru Rp 9.450. Saham bank ini bergerak dalam rentang Rp 9.225-9.500 sepanjang hari ini. Penguatan harga ke level tertinggi baru sepanjang masa tersebut menjadikan kapitalisasi pasar saham BMRI terdongkrak.

Penguatan harga tersebut menjadikan kapitalisasi pasar saham bank BUMN pelat merah tersebut menjadi Rp 440,99 triliun atau berada di peringkat keempat. Capaian tersebut kian mendekatkan nilai market cap perseroan dengan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) di posisi ketiga dengan market cap Rp 447,76 triliun.

Terkait lonjakan IHSG ke level tertinggi baru didukung oleh penguatan saham sektor keuangan mencapai 1,87%, khususnya saham bank berkapitalisasi pasar besar. IHSG juga didukung oleh kenaikan saham sektor industri 1,35%, sektor properti 1,10%, dan sektor transportasi maupun logistik 2,24%. Sebaliknya, saham sektor material dasar turun 0,39%, sektor teknologi turun 0,60%, dan sektor konsumer primer 0,21%.

Di tengah penguatan IHSG ke level tertinggi sepanjang masa, lima saham ini torehkan lonjakan harga, yaitu saham PT Ulima Nitra Tbk (UNIQ) naik Rp 19 (33,93%), PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk (ASMI) menguat Rp 50 (33,56%) menjadi Rp 199, PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Tbk (JMAS) naik Rp 33 (30,28%) menjadi Rp 142, PT Black Diamond Resources Tbk (COAL) menguat Rp 76 (25%) menjadi Rp 380, dan PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk (GDST) naik Rp 34 (24,82%) menjadi Rp 171.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


InveStory 6 menit yang lalu

Tantangan Organisasional Menghadapi Gap Profesionalitas Bisnis

Turnaround Garuda hanya akan berhasil jika perusahaan berhenti sekadar memonetisasi kursi dan mulai mengorkestrasi sistem nilai perusahaan.
Business 10 menit yang lalu

Lima Jurus Menghadapi Periode Kritis Produksi Beras

Stok beras di atas 4 juta ton, masyarakat tidak perlu panik.
International 14 menit yang lalu

Jet Tempur F-15 AS Jatuh di Iran, Operasi Penyelamatan Pilot Jadi Rebutan

Jet F-15 AS jatuh di Iran, operasi penyelamatan pilot jadi rebutan kedua pihak. Eskalasi perang kian meluas hingga ancam pasokan energi.
Business 40 menit yang lalu

Operator Transportasi Antisipasi Libur Panjang Paskah

Sejumlah operator transportasi mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pada libur panjang Hari Raya Paskah 2026.
International 43 menit yang lalu

12 RT dan 4 Ruas Jalan di Jakbar Terendam Banjir

Banjir rendam 12 RT di Jakarta Barat akibat luapan Kali Angke dan Pesanggrahan. BPBD DKI siagakan personel untuk penyedotan genangan air.
Market 52 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Sabtu 4 April 2026: Kokoh

​​​​​​​Harga emas Antam (ANTM) terpantau kokoh pada hari ini, sabtu (4/4/2026). Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia