Minggu, 21 Juni 2026

Kencana Energi (KEEN) akan Tambah 3 Pembangkit Listrik Berbasis EBT

Penulis : Jauhari Mahardhika
13 Sep 2022 | 20:10 WIB
BAGIKAN
Analis saham, Akhmad Nurcahyadi (kiri) bersama Deputy CEO PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN), Wilson Maknawi (tengah) dan Direktur PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN), Giat Widjaja (kanan) dalam program Unboxing Emiten yang ditayangkan melalui Youtube CSA_Awards.
Analis saham, Akhmad Nurcahyadi (kiri) bersama Deputy CEO PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN), Wilson Maknawi (tengah) dan Direktur PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN), Giat Widjaja (kanan) dalam program Unboxing Emiten yang ditayangkan melalui Youtube CSA_Awards.

JAKARTA, investor.id – PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN) berencana membangun 3 pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT) dalam setahun ke depan. Saat ini, perseroan telah memiliki sebanyak 6 pembangkit berbasis EBT, yang terdiri atas 4 pembangkit yang sudah berjalan dan 2 pembangkit sedang konstruksi.

“Di luar yang 6 tersebut, kami berencana membangun 3 lagi EBT,” ungkap Wilson Maknawi, deputy CEO Kencana Energi Lestari, dalam program Unboxing Emiten yang ditayangkan melalui Youtube CSA_Awards, baru-baru ini.

Sejak menjadi perusahaan publik tahun 2019, Kencana Energi terus melakukan ekspansi bisnis dengan membangun pembangkit listrik berbasis EBT. Dari 6 pembangkit, daya listrik yang dihasilkan sebesar 65 Megawatt (MW). Dan, produksi daya listrik perseroan sesuai kontrak kerja selama 20 tahun diserap PLN.

ADVERTISEMENT

Giat Widjaja, direktur Kencana Energi, menambahkan bahwa dengan adanya penambahan 3 pembangkit yang akan dibangun nantinya bisa menghasilkan daya listrik sebanyak 265 MW. “Kami yakin kebutuhan listrik terus meningkat, namun dengan adanya dampak negatif dari energi berbahan fosil, maka EBT menjadi pilihan yang prospektif. Dan, membuka peluang besar bagi KEEN,” tambah Giat, yang ikut hadir sebagai pembicara dalam Unboxing Emiten.

Seperti diketahui, bahan bakar fosil merupakan salah satu bahan yang mengandung hidrokarbon asal biologis. Energi fosil yang dihasilkan memiliki segudang dampak negatif bagi kelestarian lingkungan. Sebut saja polusi, efek gas rumah kaca, hujan asam, hingga pemanasan global. Selain merusak lingkungan, hasil pembakaran energi fosil juga berdampak buruk bagi kesehatan.

Menurut Wilson Maknawi, negara-negara maju sudah mengembangkan dan memanfaatkan EBT, termasuk Jepang yang sudah lebih dulu untuk kawasan Asia. Jepang banyak membutuhkan listrik dan banyak membangun pembangkit EBT. Karena alasan itu pula, di awal tahun ini, salah satu perusahaan energi Jepang, Tokyo Electric Power Company (Tepco), membeli 25% saham KEEN.

Dengan potensi dan peluang bisnis KEEN yang sangat potensial, ditambah masuknya mitra strategis asing yang membawa alih teknologi, berdampak pada kinerja keuangan perseroan.

Pada awal semester I-2022, pendapatan KEEN mencapai US$ 20,36 juta, naik 11,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar US$ 18,2 juta. Melonjaknya pendapatan ini menjadikan laba perseroan bertumbuh sebesar 72,8% menjadi US$ 8,87 juta dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar US$ 5,13 juta.

Akhmad Nurcahyadi, moderator Unboxing Emiten yang juga analis saham menilai bahwa prospek emiten ini cukup menjanjikan bagi investor. Apalagi, tambah Achmad, perseroan pada awal bulan ini telah menandatangani letter of intent dengan Pemerintah Filipina yang akan melakukan kerja sama membangun pembangkit listrik berbasis EBT di Filipina.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 3 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 34 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia