Sabtu, 4 April 2026

Holding Toko Busana Muslim Bandung (ZATA) IPO, Lepas 1,7 Miliar Saham

Penulis : Thresa Sandra Desfika
20 Okt 2022 | 11:24 WIB
BAGIKAN
PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA) atau Elcorps. (Ilustrasi/Perseroan)
PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA) atau Elcorps. (Ilustrasi/Perseroan)

JAKARTA, investor.id - PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA) atau Elcorps siap melaksanakan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sebanyak-banyaknya 1,7 miliar saham atau 20,01% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Nilai nominalnya Rp 50 setiap saham, di mana Elcorps menawarkannya ke publik di kisaran harga Rp 100-130 setiap saham. Jumlah seluruh nilai IPO ini adalah sebanyak-banyaknya sebesar Rp 221 miliar. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek ialah UOB Kay Hian Sekuritas.

Perseroan sebagai perusahaan induk mengoperasikan kelompok usaha yang bergerak dalam bidang perdagangan pakaian dan berfokus pada bidang fashion muslim. Kegiatan usaha Elcorps yang saat ini dijalankan yaitu aktivitas perusahaan holding dan aktivitas usaha perdagangan besar tekstil pakaian dan alas kaki dan industri pakaian jadi, serta perdagangan eceran pakaian melalui perusahaan anak.

Masing-masing perusahaan anak memiliki toko-toko secara offline dan online yang langsung menjual produk kepada pelanggan. Sedangkan ZATA melakukan kerja sama langsung dengan mitra-mitra untuk mendistribusikan produk milik perusahaan anak. Jenis produk yang ditawarkan oleh PT Bersama Zatta Mulya (BZM) yaitu lebih berfokus terhadap busana muslim wanita sedangkan untuk PT Bersama Dauky Mulia (BDM) lebih berfokus terhadap busana muslim pria.

Pemegang saham ZATA sebelum IPO terdiri atas PT Lembur Sadaya Investama 91,2%, Elidawati 5,7%, Sukaesih 1,3%, Henda Roshenda Noor 0,9%, dan Eva Hanura Luziani 0,9%.

Perseroan didirikan pada tahun 2012 oleh Elidawati, Sukaesih, Henda Roshenda Noor, dan Eva Hanura Luziani di Kota Bandung, yang bergerak di bidang perdagangan busana muslim, dengan menyediakan produk untuk penggunaan di seputar kepala seperti scarf, bergo, dan selendang.

Dalam perkembangannya ZATA selanjutnya melahirkan anak usaha yang membidani merek Elzatta. Kekuatan prinsip sinergi ekonomi yang digerakkan oleh para pendiri dengan banyak pihak membawa Elzatta berkembang dengan sangat pesat. Sinergi kemitraan dan sistem keagenan membuat ekspansi bisnis merek Elzatta relatif cepat menyebar di kota dan kabupaten di Indonesia.

Holding Toko Busana Muslim Bandung (ZATA) IPO, Lepas 1,7 Miliar Saham
Elzatta. (Ilustrasi/Perseroan)

Pada tahun 2013 perseroan melalui anak usaha melahirkan merek Dauky Fashion sebagai diversifikasi merek dan target pasar, yang menyasar kaum muslim muda yang dinamis. Berikutnya, Elzatta juga mulai menambah kategori produk assortment-nya meliputi busana wanita (tunik, gamis, stelan, dan outer), busana pria (kaos, kemeja, dan baju koko), busana anak, kerudung, dan perlengkapan umrah dan haji.

Holding Toko Busana Muslim Bandung (ZATA) IPO, Lepas 1,7 Miliar Saham
Dauky. (Ilustrasi/Perseroan)

Dana

Seluruh dana yang diperoleh dari hasil IPO ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan sekitar 5% Elcorps untuk melakukan pembayaran seluruh kewajiban keuangan perseroan terkait dengan fasilitas kredit modal kerja pinjaman tetap reguler (KMK-PTR) revolving dengan PT Bank Raya Indonesia Tbk.

Sekitar 7% akan digunakan perseroan untuk melakukan pembayaran seluruh kewajiban keuangan perseroan terkait dengan fasilitas kredit modal kerja pinjaman tetap angsuran (KMK-PTA) non-revolving dengan Bank Raya.

Sekitar 17% akan dilakukan penyetoran modal kepada BDM dan sekitar 71% akan dilakukan penyetoran modal kepada BZM.

Dalam hal jumlah hasil IPO ini tidak mencukupi untuk memenuhi rencana tersebut di atas, maka Elcorps akan menggunakan kas internal perseroan dan/atau menggunakan pendanaan eksternal yang diperoleh dari bank dan/atau lembaga keuangan dan/atau sumber lainnya.

Jadwal IPO Elcorps (ZATA):

Masa penawaran awal: 20-26 Oktober 2022

Perkiraan tanggal efektif: 31 Oktober 2022

Perkiraan masa penawaran umum: 2 -8 November 2022

Perkiraan tanggal penjatahan: 8 November 2022

Perkiraan tanggal distribusi saham secara elektronik: 9 November 2022

Perkiraan tanggal pencatatan pada Bursa Efek Indonesia: 10 November 2022

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 27 menit yang lalu

Kejutkan Dunia, Pemimpin Militer Burkina Faso Lontarkan Pernyataan Kontroversial

Pemimpin militer Burkina Faso Ibrahim Traore lontarkan pernyataan kontroversial, sebut demokrasi membunuh dan minta rakyat lupakan pemilu.
Business 28 menit yang lalu

KLH dan Pemprov Sulsel Bangun PSEL dengan Investasi Rp 3 Triliun

Kementerian LH bersama Pemprov Sulsel memulai pembangunan Pengolah Sampah Energi Listrik (PSEL) dengan nilai investasi Rp 3 triliun.
Market 1 jam yang lalu

Strategi Trisula (TRIS) Genjot Kinerja 2026

PT Trisula International Tbk (TRIS) menyiapkan strategi untuk memacu kinerja perusahaan pada tahun 2026.
Business 1 jam yang lalu

Perkuat Kapasitas Serapan, Bulog akan Bangun 100 Gudang Penyimpanan Baru

Perum Bulog akan menambah 100 gudang penyimpanan untuk memperkuat infrastruktur pascapanen dan meningkatkan kapasitas serapan petani.
National 1 jam yang lalu

Presiden Prabowo akan Sambut Kedatangan 3 Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon

Presiden Prabowo dijadwalkan menyambut kedatangan tiga jenazah prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon.
International 1 jam yang lalu

Enam Minggu Perang, Ribuan Nyawa Melayang dan 3 TNI Gugur

Update korban perang Timur Tengah: 3.500 tewas di Iran, 13 tentara AS gugur, dan 3 prajurit TNI Indonesia tewas saat tugas PBB di Lebanon.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia