Jumat, 15 Mei 2026

Harga CPO Lanjutkan Pelemahan Tiga Hari Berturut-turut

Penulis : Indah Handayani
17 Nov 2022 | 05:10 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi CPO. (Foto: PT Triputra Agro Persada Tbk)
Ilustrasi CPO. (Foto: PT Triputra Agro Persada Tbk)

JAKARTA, investor.id - Harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives lanjutkan pelemahan pada perdagangan Rabu (16/11/2022). Dengan demikian, harga CPO melemah dalam tiga hari berturut-turut.

Berdasarkan data Bursa Malaysia Derivatives pada penutupan Rabu (16/11/2022), kontrak berjangka CPO untuk pengiriman Desember 2022 merosot 13 Ringgit Malaysia menjadi 3.907 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak pengiriman Januari 2023 jatuh 45 Ringgit Malaysia menjadi 3.988 Ringgit Malaysia per ton.

Sementara itu, kontrak pengiriman Februari 2023 rontok 44 Ringgit Malaysia menjadi 4.022 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak pengiriman Maret 2023 kehilangan 38 Ringgit Malaysia menjadi 4.028 Ringgit Malaysia per ton.

ADVERTISEMENT

Serta, kontrak pengiriman April 2023 menurun 48 Ringgit Malaysia menjadi 4.005 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak pengiriman Mei 2023 jatuh 48 Ringgit Malaysia menjadi 3.972 Ringgit Malaysia per ton.

Trader minyak sawit David Ng mengatakan, sentimen yang lebih lemah di pasar minyak kedelai juga membebani harga. "Kami menemukan support di 3.800 Ringgit Malaysia per ton dan resistance di 4.300 Ringgit Melaysia per ton," katanya.

Sementara itu, Kepala Riset Komoditas Grup Sunvin, yang berbasis di Mumbai, Anilkumar Bagani, mengatakan CPO berjangka diperdagangkan sideways menjadi lebih tinggi pada sesi awal hari ini di tengah kurangnya tindak lanjut pembelian dari pasar tujuan, dan juga fokus bergeser pada kesepakatan koridor Black Sea Grain.  

“Ekspor minyak sawit Malaysia selama paruh pertama November terlihat dalam kisaran 657ribu – 714 ribu ton, naik dari periode yang sama bulan lalu tetapi laju ekspor melambat dari periode 1-5 November dan 1-10 November. Pasar sekarang menunggu estimasi produksi baik untuk Malaysia maupun Indonesia,” katanya.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 20 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 52 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 1 jam yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia