Sabtu, 4 April 2026

Garap Infrastruktur Logistik IKN, PP Presisi (PPRE) Kantongi Kontrak Baru Rp 99,6 Miliar

Penulis : Muhammad Ghafur Fadillah
5 Jan 2023 | 05:20 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi proyek PT PP Presisi Tbk (PPRE). Foto: Perseroan.
Ilustrasi proyek PT PP Presisi Tbk (PPRE). Foto: Perseroan.

JAKARTA, investor.id - Garap infrastruktur Logistik Ibu Kota Negara (IKN), PT PP Presisi Tbk (PPRE) berhasil kantongi kontrak baru senilai Rp 99,6 miliar. Proyek didominasi oleh civil work.

Direktur Utama PP Presisi (PPRE) Rully Noviandar mengatakan, dalam kontrak baru ini perseroan akan membangun dermaga logistik untuk IKN, dengan rincian lingkup pekerjaan utama terdiri dari Pembangunan Jetty, Pembangunan Jalan Pendekat, dan Pembangunan Stockyard. Paket pekerjaan pekerjaan pembangunan dermaga logistik ini merupakan mandat dari program Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jenderal Bina Marga Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Timur. 

"Perseroan optimis dapat menyelesaikan proyek dengan waktu penyelesaian yang cukup ketat dengan mengutamakan time delivery dan quality pekerjaan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Sejalan dengan kompetensi serta pengalaman dari perseroan," ungkapnya dalam keterangan resmi, Rabu (4/1/2023).

Rully menambahkan, tahun ini perseroan mengincar perolehan kontrak baru tahun hingga Rp 6–7 triliun, dengan komposisi terbesar pada pekerjaan jasa konstruksi sipil dan jasa pertambangan. Sebagai perusahaan jasa konstruksi sipil dan pertambangan  terintegrasi yang berbasis alat berat, kedua lini bisnis tersebut merupakan backbone aktivitas bisnis PP Presisi yang didukung oleh kapasitas alat berat yang digunakan untuk kedua pekerjaan tersebut.

Untuk diketahui, pada jasa pertambangan, belum lama ini perseroan berhasil amankan kontrak jumbo senilai Rp 1,8 triliun untuk jasa tambang nikel secara berkesinambungan pada proyek Weda Bay Nikel yang berlokasi di Halmahera.

Rully menyebutkan, dalam kontrak baru itu perseroan akan mengerjakan jasa pengangkutan hasil tambang atau hauling services. Untuk diketahui, lingkup pekerjaan pada lini jasa pertambangan yang telah dikerjakan oleh PPRE mulai dari mining development infrastructure, seperti pekerjaan pembangunan dan maintenance jalan hauling, pembangunan infrastruktur lainnya, hingga mining contractor yakni overburden hingga hauling services.

“Kontrak baru tersebut selaras dengan fokus bisnis perseroan pada sektor jasa pertambangan sebagai kontraktor jasa pertambangan. Repeat order dari scope of work hauling services pada kontrak baru tersebut merupakan bentuk kepercayaan kepada kami dengan mengutamakan time delivery dan quality delivery yang dapat memberikan value added bagi stakeholders,” kata dia.

Dengan diperolehnya kontrak baru pada jasa pertambangan tersebut, maka selama 2022 perseroan mengalami shifting proyek dari civil work ke mining services sebesar 59% dan civil work 38% sekaligus menjadi penanda bisnis jasa pertambangan akhirnya mendominasi sebagian besar kontrak dari PPRE. Sedangkan lini bisnis supporting yaitu production plant, structure work dan rent equipment sebesar 3%. Selain itu competitiveness perseroan juga meningkat dengan perolehan kontrak eksternal alias non-PP Group sebesar 93% dan internal PP Group 7%.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 24 menit yang lalu

Strategi Trisula (TRIS) Genjot Kinerja 2026

PT Trisula International Tbk (TRIS) menyiapkan strategi untuk memacu kinerja perusahaan pada tahun 2026.
Business 25 menit yang lalu

Perkuat Kapasitas Serapan, Bulog akan Bangun 100 Gudang Penyimpanan Baru

Perum Bulog akan menambah 100 gudang penyimpanan untuk memperkuat infrastruktur pascapanen dan meningkatkan kapasitas serapan petani.
National 46 menit yang lalu

Presiden Prabowo akan Sambut Kedatangan 3 Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon

Presiden Prabowo dijadwalkan menyambut kedatangan tiga jenazah prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon.
International 48 menit yang lalu

Enam Minggu Perang, Ribuan Nyawa Melayang dan 3 TNI Gugur

Update korban perang Timur Tengah: 3.500 tewas di Iran, 13 tentara AS gugur, dan 3 prajurit TNI Indonesia tewas saat tugas PBB di Lebanon.
Business 1 jam yang lalu

Perum Bulog Catat Stok Beras  4,4 Juta Ton, Lampaui Target 2026

Perum Bulog mencatat stok beras nasional 4,4 juta ton melebihi target serapan sebesar 4 juta ton. Swasembada pangan optimistis tercapai.
International 1 jam yang lalu

Trump Usulkan ’Golden Dome’ dan Anggaran Perang Rp 25,5 Kuadriliun

Presiden Trump usulkan anggaran militer AS 2027 US$ 1,5 triliun. Fokus pada sistem pertahanan Golden Dome dan pangkas dana domestik.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia